Latar belakang judul halaman (versi PC)Latar belakang judul halaman (versi seluler)

Bidang Praktik

Perlakuan kejam di lingkungan militer

Perlakuan kejam di lingkungan militer adalah tindakan seorang prajurit yang menimbulkan penderitaan fisik atau mental terhadap prajurit lain. Perlakuan tersebut merusak sistem perlindungan hak asasi manusia sehingga dikenai hukuman berat.

CONTENTS
  • 1. Perlakuan kejam di lingkungan militer | Menelaah konsep
  • 2. Perlakuan kejam di lingkungan militer | Menelaah jenis-jenisnya
    • - Menelaah kasus perlakuan kejam
    • - Ancaman pidana atas perlakuan kejam
  • 3. Perlakuan kejam di lingkungan militer | Prosedur penyelidikan dan penanganan
    • - Prosedur pelaporan dan perlindungan dalam kasus perlakuan kejam
    • - Identifikasi perlakuan kejam dan tindakan awal
    • - Dimulainya penyidikan oleh polisi militer
    • - Pelimpahan kepada Kejaksaan Militer dan penentuan penuntutan
    • - Proses persidangan di Pengadilan Militer
  • 4. Perlakuan kejam di lingkungan militer | Panduan untuk menanganinya sendiri
  • 5. Perlakuan kejam di lingkungan militer | Poin-poin pembelaan praktis
    • - Perlakuan kejam di lingkungan militer, jika sulit menanganinya sendiri

1. Perlakuan kejam di lingkungan militer | Menelaah konsep

Penjelasan Firma Hukum Daeryun tentang konsep perlakuan kejam di lingkungan militer

Perlakuan kejam di lingkungan militer berarti tindakan yang menggunakan cara melawan hukum atau tidak wajar untuk menimbulkan penderitaan fisik atau mental maupun merendahkan martabat prajurit lain, prajurit yang lebih junior, dan sebagainya.

Ruang lingkup atau cara spesifik perlakuan tersebut belum ditentukan, dan istilah ini merujuk antara lain pada tindakan yang menyimpang dari akal sehat masyarakat umum.

Tindakan tersebut dianggap sebagai tindak pidana serius di lingkungan internal militer sekaligus tindak pidana umum yang secara mendasar merusak ketertiban dinas militer dan sistem perlindungan hak asasi manusia.

Perbaikan budaya barak belakangan ini telah sangat mengurangi perlakuan kejam di lingkungan militer dibandingkan dengan masa lalu. Namun, masih banyak terjadi penyalahgunaan wewenang atau penggunaan pengaruh dengan dalih menegakkan disiplin militer.

Perlakuan kejam di lingkungan militer merupakan tindak pidana yang dihukum berdasarkan Undang-Undang Hukum Pidana Militer Korea Selatan dan termasuk penganiayaan di lingkungan militer.

Khususnya, perlakuan kejam yang dilakukan oleh komandan atau atasan tidak hanya dapat dikenai tindakan disipliner, tetapi juga penghukuman pidana. Apabila menimbulkan akibat serius seperti PTSD atau bunuh diri pada korban, perbuatan tersebut diklasifikasikan sebagai kasus pelanggaran hak asasi manusia yang berat.

2. Perlakuan kejam di lingkungan militer | Menelaah jenis-jenisnya

Tahap penyelidikan perlakuan kejam di lingkungan militer

Tindakan apa yang dimaksud dengan perlakuan kejam di lingkungan militer?

Seorang prajurit dapat dikenai penghukuman pidana apabila melakukan penganiayaan, pengancaman, penghinaan verbal berat, atau tindakan lain yang menimbulkan penderitaan fisik atau mental terhadap prajurit lain dan tindakan tersebut melampaui tujuan menjaga disiplin militer.

Dengan kata lain, tindakan yang bukan ditujukan untuk menjalankan komando atau pengawasan yang sah, melainkan didasari emosi pribadi, penyalahgunaan kekuasaan, pengendalian berlebihan, atau maksud untuk mempermalukan, dapat dinilai sebagai perlakuan kejam.


Contoh konkretnya adalah sebagai berikut.

Jenis

Penjelasan

Contoh

Penganiayaan fisik

Tindakan yang mengakibatkan luka atau penderitaan terhadap prajurit lain

Meninju, menendang, atau menggunakan alat untuk melakukan penganiayaan

Penghinaan verbal

Makian, penghinaan, dan serangan terhadap martabat yang dilakukan terus-menerus

Ucapan seperti "Kau bahkan bukan manusia" dan ucapan yang merendahkan secara seksual

Pengendalian kehidupan sehari-hari

Pembatasan kehidupan militer dengan cara yang tidak patut atau bertentangan dengan peraturan perundang-undangan

Membatasi penggunaan toilet atau tidak memberikan makanan

Desakan∙pemaksaan

Memaksa seseorang melakukan tindakan yang tidak dikehendakinya atau menggunakan cara yang menimbulkan penderitaan

Memaksakan latihan fisik sebagai hukuman

Meskipun dimaksudkan untuk menjaga disiplin militer, tindakan yang dilakukan dengan cara yang melampaui ketentuan peraturan perundang-undangan tetap dihukum sebagai perlakuan kejam.

▶Isu berdasarkan hubungan antara pelaku dan korban

-Atasan → bawahan: Ini merupakan bentuk perlakuan kejam yang lazim, dengan isu utama berupa ada atau tidaknya penyalahgunaan kewenangan komando dan penggunaan pengaruh.
-Rekan setingkat atau prajurit junior → prajurit senior: Ini mencakup pengucilan kelompok dan kekerasan yang disamarkan sebagai lelucon.
-Komandan → seluruh personel: Ini dapat berkembang menjadi masalah luas, seperti hukuman fisik massal, perintah pelatihan yang tidak patut, atau penyalahgunaan latihan tempur.

Menelaah kasus perlakuan kejam

Mari menelaah beberapa kasus nyata perlakuan kejam.

1. Tindakan tidak membiarkan seseorang tidur pada waktu tidur diakui sebagai perlakuan kejam
2. Dengan dalih bercanda, seseorang dipaksa meminum pengharum ruangan cair, lalu telapak tangannya disemprot cairan pembersih tangan dan dibakar
3. Tindakan melarang seseorang buang air dan menyemprotnya dengan air dingin menggunakan pancuran karena tidak menurut
4. Tindakan tidak higienis dan merendahkan martabat, seperti membuang angin di wajah seseorang
5. Kekerasan verbal dan tindakan seksual dengan paksaan

Ancaman pidana atas perlakuan kejam

Pelaku perlakuan kejam di lingkungan militer akan dikenai hukuman berikut.

Apabila menyalahgunakan wewenangnya untuk melakukan penganiayaan atau perlakuan kejam

Pidana penjara paling lama 5 tahun

Apabila menggunakan pengaruh untuk melakukan penganiayaan atau perlakuan kejam

Pidana penjara paling lama 3 tahun atau denda paling banyak 7 juta won Korea Selatan

3. Perlakuan kejam di lingkungan militer | Prosedur penyelidikan dan penanganan

Bantuan Firma Hukum Daeryun dalam perkara perlakuan kejam di lingkungan militer


Perlakuan kejam di lingkungan militer dapat diketahui melalui keterangan korban, laporan internal, informasi dari pihak luar, dan sebagainya. Setelah itu, perkara dapat berlanjut ke penyidikan oleh polisi militer, penentuan oleh Kejaksaan Militer mengenai apakah penuntutan akan dilakukan, serta proses persidangan di Pengadilan Militer.

Berikut adalah prosedur penyelidikan dan penanganan perlakuan kejam yang umumnya dilaksanakan di lingkungan militer.

Prosedur pelaporan dan perlindungan dalam kasus perlakuan kejam

-Laporan internal: Dapat dilaporkan langsung kepada komandan, Pusat Hak Asasi Manusia Militer Korea, konselor kehidupan barak, dan sebagainya

-Informasi kepada pihak luar: Dapat disampaikan kepada Kementerian Pertahanan Nasional Korea Selatan, unit polisi militer, portal pengaduan publik e-People, atau Pusat Hak Asasi Manusia Militer Korea

-Perlindungan pelapor: Terdapat ketentuan mengenai jaminan status setelah pelaporan, tindakan pelarangan pembalasan, dukungan konseling psikologis bagi korban, dan sebagainya

-Pemindahan segera: Setelah penyelidikan awal, korban dapat dipisahkan dari pelaku

Identifikasi perlakuan kejam dan tindakan awal

Penerimaan laporan atau informasi

Apabila korban atau saksi melaporkan perlakuan kejam kepada komandan, polisi militer, Pusat Hak Asasi Manusia Militer Korea, konselor kehidupan barak, dan sebagainya, komandan satuan tersebut harus segera memeriksa kebenarannya dan mengambil tindakan yang diperlukan.

Tindakan pemisahan awal

Apabila korban dan pelaku berada di tempat tinggal atau regu yang sama, kerugian lanjutan harus dicegah melalui tindakan pemisahan segera berupa pemindahan atau penempatan kembali.

Dimulainya penyidikan oleh polisi militer

Dimulainya penyidikan awal

Apabila perlakuan kejam diduga merupakan tindak pidana, polisi militer memulai penyidikan.

Langkah-langkah yang dilakukan mencakup memperoleh keterangan korban, memeriksa pihak terkait sebagai saksi, serta mengamankan rekam medis dan alat bukti fisik.


Pemeriksaan keterangan

Berita acara pemeriksaan keterangan korban disusun. Bergantung pada keadaan, konselor psikologis juga dapat mendampingi korban atau korban dapat meminta bantuan penasihat hukum yang ditunjuk negara.


Pemeriksaan pelaku dan saksi

Pelaku dan rekan-rekan di sekitarnya diperiksa untuk menilai konsistensi keterangan, keberulangan perbuatan, unsur kesengajaan, dan sebagainya.

Pelimpahan kepada Kejaksaan Militer dan penentuan penuntutan

Hasil penyidikan polisi militer dilimpahkan kepada Kejaksaan Militer. Jaksa militer kemudian memeriksa alat bukti dan keterangan untuk menentukan apakah penuntutan akan dilakukan.

Proses persidangan di Pengadilan Militer

Apabila Kejaksaan Militer memutuskan untuk melakukan penuntutan, persidangan pidana dimulai di Pengadilan Militer.

Prosedur disipliner internal militer dapat dilaksanakan bersamaan, secara terpisah dari persidangan pidana.

Khususnya apabila pelaku merupakan anggota staf militer berpangkat perwira atau bintara, tindakan disipliner seperti penangguhan tugas, pengurangan gaji, atau pemberhentian dapat dijatuhkan berdasarkan Undang-Undang Manajemen Personel Militer Korea Selatan.

Proses disipliner dapat dilaksanakan terlepas dari ada atau tidaknya putusan bersalah dalam perkara pidana sehingga memerlukan pembelaan tersendiri.

4. Perlakuan kejam di lingkungan militer | Panduan untuk menanganinya sendiri

Mari menelaah cara menangani perlakuan kejam di lingkungan militer.

▶Cara korban menanganinya

1. Segera membuat catatan: Catat waktu, tempat, pelaku, perincian perbuatan, dan sebagainya

2. Mengamankan alat bukti: Amankan percakapan KakaoTalk, pesan teks, rekaman panggilan, foto luka, surat keterangan medis, dan keterangan rekan di sekitar

Konsistensi dan perincian catatan sangat penting.

▶Cara terduga pelaku menanganinya

1. Tetap tenang dan memberikan keterangan secara konsisten

Ketika pemeriksaan dimulai, banyak orang memberikan keterangan palsu atau penjelasan yang dilebih-lebihkan karena terdorong oleh keinginan untuk menyangkal fakta.

Namun, konsistensi sangat penting karena pemeriksa menganalisis secara menyeluruh konteks keterangan, keterangan korban dan saksi, serta bukti yang tersedia.

Fakta harus diterangkan dengan berfokus pada alasan ucapan tersebut disampaikan, keadaan saat itu, dan maksud yang mendasarinya.

Isu utama dari segi pidana adalah apakah tindakan tersebut bertujuan menjaga disiplin militer atau merupakan kekerasan yang didasari emosi pribadi.

Oleh karena itu, sebaiknya amankan bahan pendukung yang dapat menunjukkan bahwa tindakan tersebut didasari maksud yang sah dalam rangka komando atau pembinaan, seperti catatan dinas dan catatan pembinaan kehidupan sehari-hari.

2. Menyiapkan alat bukti dan bahan mengenai keadaan yang meringankan

Bahan objektif yang dapat menjelaskan keadaan pada saat kejadian harus diamankan.

Siapkan percakapan melalui layanan pesan, foto, video, catatan kehidupan sehari-hari, dan bahan lain yang dapat membuktikan hubungan dengan korban, interaksi sehari-hari, serta suasana di tempat kejadian.

Keterangan tertulis dari rekan atau prajurit junior dapat diminta untuk menjelaskan bahwa sikap Anda tidak berlebihan atau berniat jahat.

Alasan pengurangan hukuman dapat diajukan berdasarkan status sebagai pelaku pertama kali, prestasi selama dinas militer, pemberian keringanan dalam kasus serupa, dan sebagainya.

Contoh bahan tersebut adalah surat pernyataan penyesalan, petisi keluarga yang memohon keringanan, dan petisi komandan.

5. Perlakuan kejam di lingkungan militer | Poin-poin pembelaan praktis

Mari menelaah poin-poin pembelaan dalam perkara perlakuan kejam di lingkungan militer.

▶Strategi kuasa hukum pihak korban

1. Menjadikan pengakuan hukum atas perlakuan kejam sebagai isu utama

-Menanggapi dalil bahwa tindakan tersebut bertujuan menjaga disiplin militer dengan membuktikan bahwa perbuatan konkretnya telah melampaui proporsionalitas dan kepatutan
-Menekankan unsur kesengajaan dan keberulangan melalui konsistensi keterangan, kerugian mental, serta kesaksian dari banyak pihak

2. Menekankan alasan pemberatan hukuman

-Penganiayaan berulang, penghinaan terus-menerus, pengabaian permintaan pemindahan, dan sebagainya dapat memberatkan dalam penjatuhan pidana
-Selain kerugian fisik, sertakan surat diagnosis mengenai penderitaan mental, seperti depresi atau gangguan panik, untuk menekankan kerugian tersebut


▶Strategi kuasa hukum pihak pelaku

1. Menyangkal unsur kesengajaan dan mendalilkan adanya konflik timbal balik

-Dapat didalilkan bahwa peristiwa tersebut bukan perlakuan kejam, melainkan konflik timbal balik atau perbedaan budaya militer. Namun, kredibilitas dalil tersebut akan dinilai berdasarkan alat bukti dan sikap pihak terkait

2. Menyerahkan bukti bahwa pelaku baru pertama kali melakukan tindak pidana, surat pernyataan penyesalan, surat perdamaian, dan sebagainya

-Mengidentifikasi dan menyerahkan faktor-faktor yang dapat meringankan hukuman

Perlakuan kejam di lingkungan militer bukanlah masalah yang dapat disamarkan hanya sebagai bagian dari ‘budaya militer’.

Tindakan tersebut jelas merupakan objek penerapan hukum pidana sekaligus pelanggaran hak asasi manusia, sehingga harus dipersoalkan dan diperbaiki melalui prosedur serta sarana yang sah.

Perlakuan kejam di lingkungan militer, jika sulit menanganinya sendiri

Karena sifatnya, perlakuan kejam di lingkungan militer sulit untuk dilaporkan maupun dibuktikan sehingga memerlukan penanganan yang cepat dan strategis.

Terdapat pula kasus ketika seseorang yang berusaha menanganinya sendiri justru mendapati fakta kerugiannya diputarbalikkan atau dilaporkan balik atas pengaduan palsu.

Firma Hukum Daeryun telah menangani banyak perkara militer dan menyediakan bantuan melalui pengacara yang berspesialisasi dalam perkara militer serta memiliki pengetahuan khusus mengenai Undang-Undang Hukum Pidana Militer Korea Selatan, dengan menyusun strategi yang sesuai untuk setiap perkara.

Selain itu, untuk perkara tata usaha negara dan perdata yang timbul sebagai akibatnya, kami membentuk tim kerja bersama para ahli hukum terkait guna menyediakan layanan hukum terpadu.

Silakan meminta bantuan Firma Hukum Daeryun, yang mengoperasikan kantor cabang di berbagai wilayah di seluruh Korea Selatan serta menyediakan sistem konsultasi darurat 24 jam sehari dan 365 hari setahun, layanan video jarak jauh, dan konsultasi cepat di dalam wilayah garnisun tanpa perlu bepergian ke daerah lain.

Informasi Terkait
Background

Daeryun's Key Strengths

Daeryun's exclusive AI · IT
litigation strategies
Over 240
key members
1,200+ cases
handled monthly

* January 2026 Bar Association Transit Permit Issuance Criteria

*Mematuhi Pasal 4 Peraturan Periklanan Asosiasi Pengacara Korea Paragraph 1

Pengacara
Reservasi konsultasi hukum

Semua konsultasi dilakukan oleh pengacara spesialis setelah meninjau perkara. Konsultasi dilaksanakan dengan sistem reservasi untuk memastikan proses yang profesional.Kami menganjurkan Anda membuat reservasi konsultasi lebih awal, dan meminta kepatuhan terhadap waktu yang dijadwalkan. Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk memberikan konsultasi yang memuaskan.

Telepon
konsultasi 1800-7905

Tersedia 24/7, 365 hari
untuk permintaan konsultasi

Reservasi telepon

KakaoTalk
konsultasi

Kanal KakaoTalk

Pengacara Firma Hukum Daeryun

Reservasi KakaoTalk

Daring
konsultasi

Kami menyediakan layanan hukum
yang disesuaikan.

Reservasi daring
Menu Cepat

KakaoTalk