CONTENTS
- 1. Klien yang mendesak mencari pengacara spesialis perkara pidana

- - Penjelasan pengacara spesialis perkara pidana mengenai pelanggaran Undang-Undang Pengawasan Cek Kosong Korea Selatan
- - Penjelasan pengacara spesialis perkara pidana mengenai ancaman hukuman atas pelanggaran Undang-Undang Pengawasan Cek Kosong Korea Selatan
- 2. Pengacara spesialis perkara pidana: “Terdakwa mengakui perbuatan dan kesalahannya”

- 3. Pengadilan menerima argumentasi pengacara spesialis perkara pidana dan menjatuhkan hukuman dengan masa percobaan kepada terdakwa

1. Klien yang mendesak mencari pengacara spesialis perkara pidana
Klien yang mendesak mencari pengacara spesialis perkara pidana telah menerbitkan cek, tetapi pembayarannya tidak terlaksana dengan semestinya sehingga ia melanggar Undang-Undang Pengawasan Cek Kosong Korea Selatan.
Dalam konsultasi dengan pengacara spesialis perkara pidana, klien mengungkapkan bahwa ketika menjalankan perusahaan, ia mengalami kesulitan usaha sehingga tidak dapat menyetorkan dana pada tanggal pembayaran. Akibatnya, cek tersebut dinyatakan tidak dapat dibayar dan ia akhirnya diajukan ke persidangan.
Penjelasan pengacara spesialis perkara pidana mengenai pelanggaran Undang-Undang Pengawasan Cek Kosong Korea Selatan
Pengacara spesialis perkara pidana menjelaskan bahwa cek atas perintah sendiri merupakan surat yang berisi janji untuk membayar uang secara langsung. Pengacara tersebut menambahkan bahwa cek biasanya banyak diterbitkan atas nama badan usaha dan digunakan untuk memperoleh likuiditas jangka pendek, antara lain untuk membayar tagihan kepada mitra usaha atau upah karyawan.
Permasalahan timbul apabila cek yang telah diterbitkan tidak dibayar pada tanggal pembayaran atau dinyatakan tidak dapat dibayar karena saldo tidak mencukupi dan sebab lainnya, karena hal tersebut melanggar hukum.
Pelanggaran Undang-Undang Pengawasan Cek Kosong Korea Selatan dianggap dapat dipidana sekalipun hanya dilakukan karena kelalaian.
Apabila sangkaan tersebut diterapkan, Anda disarankan untuk segera mencari pengacara spesialis perkara pidana guna melakukan pembelaan semaksimal mungkin terhadap sangkaan tersebut.
Penjelasan pengacara spesialis perkara pidana mengenai ancaman hukuman atas pelanggaran Undang-Undang Pengawasan Cek Kosong Korea Selatan
Pengacara spesialis perkara pidana menjelaskan bahwa penerbitan cek kosong merupakan perbuatan yang mengkhianati kepercayaan masyarakat terhadap cek sebagai alat pembayaran dan diperlakukan sebagai tindak pidana yang merusak ketertiban transaksi yang sehat, sehingga sifat pelanggarannya tidak dapat dianggap ringan.
Apa hukuman atas penerbitan cek kosong?
Pasal 2 Undang-Undang Pengawasan Cek Kosong Korea Selatan (Pertanggungjawaban Pidana Penerbit Cek Kosong) ① Setiap orang yang menerbitkan atau membuat cek kosong yang termasuk dalam salah satu ketentuan berikut dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak 10 kali jumlah yang tercantum pada cek.
1. Cek yang diterbitkan atas nama orang fiktif
2. Cek yang diterbitkan tanpa perjanjian cek dengan lembaga keuangan (termasuk kantor pos; selanjutnya berlaku sama) atau setelah penerbit dikenai penghentian transaksi oleh lembaga keuangan
3. Cek yang diterbitkan dengan tanda tangan atau nama dan cap yang berbeda dari yang terdaftar pada lembaga keuangan
② Ketentuan ayat 1 juga berlaku apabila penerbit atau pembuat cek, setelah menerbitkan cek, menyebabkan cek tersebut tidak dapat dibayar pada tanggal pengajuan karena dana simpanan tidak mencukupi, penghentian transaksi, atau pembatalan maupun pengakhiran perjanjian cek.
③ Orang yang melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 dan ayat 2 karena kelalaian dipidana dengan pidana penjara tanpa kewajiban bekerja paling lama 3 tahun atau denda paling banyak 5 kali jumlah yang tercantum pada cek.
④ Tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 dan ayat 3 tidak dapat dituntut apabila penerbit atau pembuat cek telah menarik kembali cek tersebut, atau apabila cek tidak berhasil ditarik kembali sekalipun, jika penuntutan bertentangan dengan kehendak tegas pemegang cek.
2. Pengacara spesialis perkara pidana: “Terdakwa mengakui perbuatan dan kesalahannya”
Melalui konsultasi mendalam dengan klien, Firma Hukum Daeryun membentuk tim pengacara spesialis perkara pidana yang terdiri atas sejumlah tenaga ahli berpengalaman dalam perkara pelanggaran Undang-Undang Pengawasan Cek Kosong Korea Selatan.
Tim pengacara spesialis perkara pidana Daeryun menyatakan bahwa pembayaran tidak terlaksana karena terdakwa mengalami kondisi usaha yang buruk ketika menjalankan perusahaannya.
Tim juga memohon agar terdakwa dijatuhi putusan yang seringan mungkin dengan mempertimbangkan bahwa terdakwa mengakui seluruh fakta yang didakwakan dan menyesali perbuatannya.
■ Terdakwa mengakui bahwa ia telah menerbitkan cek atas nama badan usaha, tetapi pembayarannya tidak terlaksana
■ Perusahaan terdakwa mengalami kesulitan usaha akibat COVID-19 dan faktor lainnya
■ Terdakwa merupakan pelaku pertama yang belum pernah menerima penghukuman pidana apa pun selain dalam perkara ini
3. Pengadilan menerima argumentasi pengacara spesialis perkara pidana dan menjatuhkan hukuman dengan masa percobaan kepada terdakwa
Pengadilan menerima argumentasi pengacara spesialis perkara pidana Firma Hukum Daeryun dan menjatuhkan putusan, “Terdakwa dipidana dengan pidana penjara selama 1 tahun. Namun, pelaksanaan pidana tersebut ditangguhkan selama 2 tahun sejak putusan ini berkekuatan hukum tetap.”
Dengan bantuan pengacara spesialis perkara pidana Daeryun, klien terhindar dari pidana penjara efektif dan dijatuhi hukuman dengan masa percobaan.
Setelah memperoleh hasil yang diinginkan, klien juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pengacara spesialis perkara pidana tersebut.
Firma Hukum Daeryun mengoperasikan Grup Pidana, dengan para tenaga ahli di bidang pidana membentuk tim sesuai dengan skala perkara untuk menangani setiap perkara.
Secara khusus, Grup Pemeriksaan Alat Bukti, Forensik Digital, dan Pengamanan secara langsung mengumpulkan serta menganalisis alat bukti yang sulit dikumpulkan oleh perorangan, kemudian menanganinya hingga dapat digunakan dalam persidangan.
Sebanyak 3~20 tenaga ahli hukum di bidang pidana/pemeriksaan alat bukti dan bidang lainnya memberikan pembelaan yang disesuaikan dengan kebutuhan klien. Apabila Anda membutuhkan bantuan, silakan memperoleh bantuan dari Grup Pidana Daeryun kapan saja.
![부정수표단속법위반 집행유예 판결문 [형사사건전문변호사 조력사례] 형사사건전문변호사, 부정수표단속법위반 의뢰인 집행유예 방어](/_next/image?url=https%3A%2F%2Fd1tgonli21s4df.cloudfront.net%2Fupload%2Fseo%2Fsuccess%2F20240625063421385.webp&w=828&q=100)
Konten ini didasarkan pada studi kasus nyata Firma Hukum Daeryun dengan beberapa penyesuaian, dan hak ciptanya milik firma kami.
Reproduksi, penggandaan, atau distribusi tanpa izin dan pelanggaran hak cipta lainnya dapat dikenai tindakan hukum berdasarkan peraturan yang berlaku.









