CONTENTS
- 1. Klien yang datang ke Daeryun terkait Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan

- - Kronologi perkara
- - Tingkat hukuman
- 2. Bantuan pembelaan dalam perkara Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan

- - Menegaskan bahwa tindakan dilakukan tanpa disadari
- 3. Perkara Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan diakhiri tanpa pelimpahan oleh kepolisian

- - Pembelaan berhasil, perkara diputuskan tidak dilimpahkan oleh kepolisian
1. Klien yang datang ke Daeryun terkait Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan

Klien datang ke Daeryun terkait Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan karena sedang menghadapi penyelidikan kepolisian akibat pengunduhan ilegal melalui torrent. Klien bermaksud membela diri dalam perkara tersebut dengan bantuan pengacara spesialis dari Grup Hiburan Daeryun.
Kronologi perkara
Klien yang datang ke Daeryun terkait pelanggaran hak cipta sedang menghadapi penyelidikan kepolisian.
Beberapa tahun sebelumnya, klien pernah mengunduh dan menonton sebuah film melalui torrent.
Karena peristiwa itu telah lama berlalu, klien telah melupakannya, tetapi kemudian tiba-tiba menerima surat panggilan untuk hadir dari kepolisian.
Klien sangat terkejut karena disangka melakukan Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan hanya karena mengunduh dan menonton film melalui torrent.
Oleh karena itu, klien bermaksud memperoleh bantuan pengacara spesialis dari Grup Hiburan Daeryun yang berpengalaman menangani perkara terkait hak cipta.
Tingkat hukuman
Tingkat hukuman atas Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan
▶ Apabila melanggar hak ekonomi pencipta dan hak sejenis lainnya
Pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak 50 juta won Korea Selatan
▶ Apabila melanggar hak moral pencipta sehingga merusak kehormatan pencipta atau melakukan pendaftaran palsu
Pidana penjara paling lama 3 tahun atau denda paling banyak 30 juta won Korea Selatan
2. Bantuan pembelaan dalam perkara Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan
Untuk membantu klien yang datang terkait Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan, pengacara spesialis dari Grup Hiburan Daeryun membentuk tim penanganan perkara dan memberikan bantuan dalam seluruh prosedur pembelaan.
Menegaskan bahwa tindakan dilakukan tanpa disadari
Untuk melakukan pembelaan dalam perkara Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan, Daeryun terus berkonsultasi dengan klien.
Seorang kenalan merekomendasikan torrent kepada klien dengan mengatakan bahwa ia dapat mengunduh film secara gratis.
Saat itu, karena tidak mengetahui bahwa tindakan tersebut ilegal, klien mengunduh film yang telah dinantikannya.
Klien sama sekali tidak mengetahui bahwa film tersebut turut diunggah melalui sistem berbagi otomatis.
Daeryun kemudian menegaskan bahwa klien sama sekali tidak mengetahui pengunduhan film melalui torrent merupakan Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan dan menyatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan tanpa kesengajaan.
3. Perkara Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan diakhiri tanpa pelimpahan oleh kepolisian
Untuk membantu klien yang datang terkait Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan, Daeryun membentuk tim penanganan perkara yang terdiri atas pengacara spesialis dari Grup Hiburan Daeryun. Pembelaan tersebut membuahkan hasil sehingga perkara dapat diakhiri tanpa pelimpahan oleh kepolisian.
Pembelaan berhasil, perkara diputuskan tidak dilimpahkan oleh kepolisian
Klien yang datang ke Daeryun terkait Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan tampak sangat cemas karena akan menjalani pemeriksaan kepolisian untuk pertama kalinya.
Untuk melakukan pembelaan dalam perkara Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan, Daeryun membentuk satuan tugas yang terdiri atas pengacara spesialis dari Grup Hiburan Daeryun guna membantu klien.
Hasilnya, pembelaan perkara tersebut berhasil dan klien memperoleh keputusan bahwa perkaranya tidak dilimpahkan oleh kepolisian.
Klien merasa puas dengan hasil perkara tersebut dan menyampaikan terima kasih kepada pengacara yang menanganinya.
Jika Anda memerlukan pembelaan atas Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan seperti dalam situasi di atas, silakan meminta bantuan pengacara Firma Hukum Daeryun, firma hukum peringkat ke-9 di Korea Selatan berdasarkan pelaporan pajak pertambahan nilai kepada Dinas Pajak Nasional Korea Selatan pada tahun 2025.

Konten ini didasarkan pada studi kasus nyata Firma Hukum Daeryun dengan beberapa penyesuaian, dan hak ciptanya milik firma kami.
Reproduksi, penggandaan, atau distribusi tanpa izin dan pelanggaran hak cipta lainnya dapat dikenai tindakan hukum berdasarkan peraturan yang berlaku.












