CONTENTS
- 1. Visa keagamaan (R-1) | Visa kerja untuk menjalankan kegiatan keagamaan

- - Karakteristik visa pekerja keagamaan
- 2. Visa keagamaan (R-1) | Persyaratan wajib bagi pekerja keagamaan

- - Persyaratan organisasi keagamaan di Amerika Serikat
- 3. Visa keagamaan (R-1) | Prosedur permohonan visa

- 4. Visa keagamaan (R-1) | Masa tinggal dan perpanjangan

- - Masuk bersama anggota keluarga pendamping (visa R-2)
- - Penggunaan visa B untuk kegiatan keagamaan sementara
- 5. Visa keagamaan (R-1) | Daftar periksa untuk memperoleh visa

- - Mempertimbangkan peralihan ke imigrasi keagamaan (EB-4)
- - Keadaan yang memerlukan bantuan pengacara imigrasi
1. Visa keagamaan (R-1) | Visa kerja untuk menjalankan kegiatan keagamaan

Visa keagamaan (R-1) merupakan visa kerja nonimigran yang diterbitkan agar pekerja keagamaan asing dapat menjalankan kegiatan keagamaan sebagai rohaniwan, misionaris, anggota tarekat, guru agama, dan sebagainya pada organisasi keagamaan di Amerika Serikat.
Visa ini diterbitkan setelah organisasi keagamaan di Amerika Serikat terlebih dahulu mengajukan petisi kepada Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi Amerika Serikat (USCIS) dan memperoleh persetujuan, kemudian pemohon menjalani wawancara visa di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Korea Selatan.
Berbeda dengan visa kerja untuk tujuan komersial, seperti H-1B, visa keagamaan mensyaratkan kegiatan pada organisasi keagamaan nirlaba di Amerika Serikat dan pada prinsipnya tidak mengizinkan kegiatan komersial.
Karakteristik visa pekerja keagamaan
2. Visa keagamaan (R-1) | Persyaratan wajib bagi pekerja keagamaan

Di antara visa nonimigran Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi Amerika Serikat, visa keagamaan memberlakukan persyaratan kualifikasi yang ketat bagi pemohon maupun organisasi sponsor.
Persyaratan pekerja keagamaan | Penjelasan |
Persyaratan afiliasi | Pemohon harus membuktikan bahwa dirinya telah berafiliasi dengan organisasi keagamaan tersebut selama sekurang-kurangnya 2 tahun tepat sebelum mengajukan permohonan |
Persyaratan tugas | Menjalankan tugas yang bersifat keagamaan (pendeta, pastor, biksu, misionaris, guru agama, dan sebagainya) sekurang-kurangnya 20 jam per minggu |
Persyaratan pengalaman | Apabila diperlukan, menyerahkan sertifikat terkait pelayanan rohani, pendidikan agama, atau misi, surat bukti penahbisan, dan sebagainya |
Niat terkait masa tinggal | Membuktikan adanya niat untuk kembali ke negara asal (atau negara ketiga) setelah masa tinggal berakhir |
Persyaratan organisasi keagamaan di Amerika Serikat
Persyaratan kualifikasi | Penjelasan |
Organisasi nirlaba | Harus memperoleh persetujuan status bebas pajak 501(c)(3) (nirlaba) dari IRS Amerika Serikat |
Sifat organisasi keagamaan | Berfokus pada pelaksanaan ibadah dan upacara keagamaan, seperti di gereja, katedral, atau kuil |
Kemampuan membayar kompensasi | Membuktikan kemampuan keuangan untuk membayar gaji (atau menyediakan makanan, pakaian, dan tempat tinggal) |
Bukti keberadaan nyata | Membuktikan keberadaan nyata melalui kepemilikan tempat ibadah, foto kegiatan, daftar jemaat, dan sebagainya |
[Unsur penilaian denominasi keagamaan]
- Bentuk organisasi keagamaan yang tetap
- Pengakuan iman atau kepercayaan
- Bentuk keyakinan dan doktrin yang tetap
- Bentuk ibadah dan upacara
- Tempat upacara keagamaan, pertemuan, dan tanda pengenal organisasi
3. Visa keagamaan (R-1) | Prosedur permohonan visa
Prosedur visa keagamaan dimulai dengan pengajuan petisi I-129 kepada Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi Amerika Serikat (USCIS), kemudian dilanjutkan dengan wawancara di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Korea Selatan setelah petisi disetujui.
1) Pengajuan petisi I-129 untuk visa keagamaan
Organisasi keagamaan mengisi dokumen I-129 (Petition for Nonimmigrant Worker) dan menyerahkannya kepada Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi Amerika Serikat.
Pada tahap ini, organisasi keagamaan harus membuktikan bahwa denominasinya memenuhi ketentuan 501(c)(3).
Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi Amerika Serikat dapat melakukan pemeriksaan lapangan terhadap denominasi keagamaan sebelum atau setelah keputusan akhir atas petisi.
Organisasi harus memberikan alamat sebenarnya tempat pemohon petisi akan bekerja.
Dokumen pendukung
2) Pengajuan dan pemrosesan dokumen oleh Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi Amerika Serikat
Setelah dokumen I-129 diterima oleh Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi Amerika Serikat, persetujuan atau permintaan bukti tambahan (RFE) biasanya diberitahukan dalam waktu 4–6 bulan.
Apabila terdapat permintaan bukti tambahan, dokumen tambahan harus segera diserahkan.
3) Wawancara visa di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Korea Selatan
Setelah menerima surat persetujuan I-129 (I-797), pemohon harus mengisi formulir permohonan visa DS-160 dan menjalani wawancara di kedutaan.
Dalam permohonan visa keagamaan, penolakan sering terjadi karena dokumen persyaratan kualifikasi tidak memadai, terdapat pernyataan yang keliru, atau pemohon tidak dapat membuktikan secara jelas niat nonimigrannya.
Oleh karena itu, sebelum menjalani wawancara, pemohon harus menyiapkan bukti bahwa dirinya akan kembali ke negara asal atau pindah ke negara selain Amerika Serikat setelah visa keagamaan berakhir.
4. Visa keagamaan (R-1) | Masa tinggal dan perpanjangan

Visa keagamaan mengizinkan masa tinggal hingga 30 bulan pada persetujuan awal. Hal yang perlu diperhatikan adalah pemegang visa harus memperoleh visa keagamaan baru apabila mengganti denominasi atau organisasi afiliasinya.
- Masa tinggal hingga 30 bulan (2 tahun 6 bulan) diizinkan pada persetujuan awal
- Selanjutnya dapat diperpanjang dan, apabila perpanjangan disetujui, masa tinggal keseluruhan dapat mencapai 5 tahun
- Setelah masa keseluruhan 5 tahun berakhir, permohonan dapat diajukan kembali sesudah tinggal sekurang-kurangnya 1 tahun di luar Amerika Serikat
Masuk bersama anggota keluarga pendamping (visa R-2)
Pasangan dan anak belum menikah yang berusia di bawah 21 tahun dari pekerja keagamaan dapat ikut masuk ke Amerika Serikat dengan visa R-2.
Dalam hal ini, masa tinggal mereka sama dengan masa tinggal pekerja keagamaan.
Namun, pemegang visa R-2 dapat bersekolah, tetapi sulit untuk bekerja.
Penggunaan visa B untuk kegiatan keagamaan sementara
Dalam keadaan tertentu, visa pengunjung (visa B-1) dapat digunakan untuk menjalankan kegiatan keagamaan sementara.
Visa pengunjung dapat diperoleh untuk masuk ke Amerika Serikat guna menghadiri pertemuan dan konferensi keagamaan, mengikuti pertukaran mimbar sementara, serta menjalankan kegiatan misi denominasi dan kegiatan sukarela.
5. Visa keagamaan (R-1) | Daftar periksa untuk memperoleh visa

Persoalan utama dalam pemeriksaan visa keagamaan (R-1) adalah tidak terpenuhinya persyaratan kualifikasi.
Apabila afiliasi dengan denominasi keagamaan selama sekurang-kurangnya 2 tahun sulit dibuktikan atau status nirlaba denominasi tidak sesuai dengan sertifikat IRS, besar kemungkinan persyaratan akan dianggap tidak terpenuhi.
▶Bukti status 501(c)(3) denominasi pemohon petisi |
▶Perjanjian kerja |
▶Bukti keuangan denominasi |
▶Bukti pengalaman pemohon |
▶Bukti afiliasi dengan denominasi keagamaan selama 2 tahun |
▶Bukti niat untuk kembali dan bukan berimigrasi (surat keterangan hubungan keluarga di negara asal, dan sebagainya) |
Mempertimbangkan peralihan ke imigrasi keagamaan (EB-4)
Visa keagamaan kemudian dapat dialihkan menjadi izin tinggal tetap (EB-4).
Karakteristik EB-4 | Keterangan |
Sasaran | Telah benar-benar bekerja selama minimal 2 tahun pada organisasi keagamaan tersebut |
Prosedur | Petisi EB-4 dapat diajukan selama masa tinggal dengan R-1 (penerbitan visa dijadwalkan ditangguhkan hingga 1-10-2025) |
Persyaratan | Kemampuan finansial berkelanjutan organisasi pengaju petisi dan pengalaman keagamaan pemohon |
Waktu yang diperlukan | Izin tinggal tetap dapat diperoleh rata-rata dalam 1~2 tahun |
Oleh karena itu, jika Anda mempertimbangkan peralihan ke izin tinggal tetap, penting untuk menyusun dokumen dengan mempertimbangkan persyaratan EB-4 sejak tahap persiapan visa keagamaan.
Keadaan yang memerlukan bantuan pengacara imigrasi
Bantuan tenaga profesional sangat diperlukan dalam keadaan berikut.
Prosedur visa keagamaan tidak selesai dalam satu tahap, mulai dari tahap petisi (I-129), wawancara kedutaan, rencana pendampingan keluarga, hingga peralihan ke izin tinggal tetap di kemudian hari, sehingga diperlukan bukti yang teliti dan dokumen yang disusun secara logis.
Visa keagamaan Amerika Serikat harus secara jelas bersifat keagamaan dan bukan bertujuan komersial, serta keberadaan nyata organisasi dan pemenuhan persyaratan kualifikasi pemohon harus dibuktikan secara objektif.
Apabila keberadaan organisasi tidak jelas atau persyaratan kualifikasi tidak memadai, hal tersebut dapat mengakibatkan permintaan bukti tambahan (RFE) atau penolakan.
Oleh karena itu, Anda disarankan untuk menyusun strategi terperinci sejak tahap perencanaan bersama pengacara imigrasi yang memiliki pengetahuan profesional dan memperoleh nasihat pada setiap tahap.
Firma kami memiliki pengacara asing penasihat hukum Amerika Serikat yang mempunyai keahlian dalam hukum imigrasi dan akan membantu klien memperoleh visa keagamaan.









