Beranda

Buletin / Brosur

Jelajahi lebih banyak pembaruan dari Daeryun dan temukan keahlian kami.
*Brosur juga tersedia untuk diunduh di setiap situs web grup.
Unduh PDF

Grup Hukum Korporasi

[UU Perlindungan Data Pribadi] Revisi UU Perlindungan Data Pribadi lolos Komite Urusan Politik: muncul risiko denda administratif terbesar sepanjang masa

Bidang TerkaitAI/IT · PelanggaranUUPerlindunganDataPribadi · ManajemenESG

2025.Dec

Dec.2025
RUU perubahan Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi lolos Komite Urusan Politik: munculnya risiko denda terbesar sepanjang sejarah
Data Protection Alert

[UU Perlindungan Data Pribadi] Revisi UU Perlindungan Data Pribadi lolos Komite Urusan Politik: muncul risiko denda administratif terbesar sepanjang masa

Kebocoran data pribadi besar-besaran, era denda administratif 10% omzet telah tiba.

Parlemen merevisi UU Perlindungan Data Pribadi agar dapat mengenakan denda administratif hingga 10% omzet pada perusahaan yang mengalami kebocoran data pribadi berat. Sebagai sanksi yang diperkuat lebih dari tiga kali lipat dari sebelumnya 3%, insiden data pribadi tidak lagi menjadi masalah tim keamanan melainkan risiko hukum menyeluruh yang langsung terkait tanggung jawab manajemen. Struktur di mana pelanggaran UU Perlindungan Data Pribadi berulang, kebocoran besar-besaran, dan tidak dilaksanakannya perintah perbaikan berlanjut ke denda administratif hingga ganti rugi dan tanggung jawab pidana pun menjadi kenyataan. Kini perusahaan memasuki era dinilai berdasarkan sistem pengelolaan sebelum insiden, bukan respons setelah insiden. Kami merangkum inti revisi kali ini dan poin respons yang wajib diperiksa perusahaan.

INSIGHTS

Daeryun di Media

News1

Dengar pendapat Coupang 'setengah' tanpa inti... ke mana arah 'dosa menyebalkan' kalangan politik?
Dengar pendapat Coupang 'setengah' tanpa inti... ke mana arah 'dosa menyebalkan' kalangan politik?

Menjelang dengar pendapat kebocoran informasi 33 juta orang, tokoh inti Coupang seperti Ketua Kim Bom-seok memberitahukan ketidakhadiran. Menanggapi ini, pengacara Jang Ji-woon dari Daeryun menyoroti keterbatasan penyidikan paksa terhadap warga asing yang tinggal di luar negeri, dan menekankan bahwa satu-satunya jalan adalah keputusan berani Ketua Kim untuk hadir sendiri di tengah tekanan opini publik. Parlemen mengisyaratkan legislasi lanjutan yang kuat untuk menuntut 'dosa menyebalkan'.

Money Today

Insiden kebocoran Coupang dan pengenalan ganti rugi punitif, alasan tak bisa ditunda lagi
Insiden kebocoran Coupang dan pengenalan ganti rugi punitif, alasan tak bisa ditunda lagi

Atas insiden Coupang yang membiarkan kebocoran selama 5 bulan, firma kami memulai kajian gugatan kolektif lokal terhadap kantor pusat Coupang AS. Pengacara Son Gye-jun dari Daeryun menekankan perlunya ganti rugi punitif yang kuat untuk memutus perhitungan lalai perusahaan berdasarkan pengalaman gugatan SKT, dan menyatakan akan menuntut tanggung jawab hingga akhir mewakili warga korban.

Buletin Firma Hukum Daeryun disediakan untuk menyampaikan informasi hukum umum kepada klien secara cepat dan akurat. Konten di dalamnya tidak mewakili pandangan resmi Firma Hukum Daeryun, dan tidak merupakan nasihat hukum yang mengikat secara hukum atas hal tertentu. Untuk pertanyaan spesifik, silakan berkonsultasi dengan para pengacara dan spesialis di Firma Hukum Daeryun.

Unduh PDF
Sebelumnya

[Newsletter Daeryun] Apakah alasan bebasnya penerimaan suap mantan anggota parlemen adalah 'buah pohon beracun'?

2025.Dec

Berikutnya

[ESG] ESG Shifting from 2026: What If It Becomes the Second Financial Statement?

2026.Jan

Lihat Selengkapnya

Reservasi Konsultasi Tatap Muka

Jika Anda memiliki masalah hukum, konsultasikan dengan pengacara spesialis di kantor terdekat.

Menu Cepat

KakaoTalk