CONTENTS
- 1. Rincian Perkara Klien Firma Hukum Gugatan Perceraian

- - Bantuan Pengacara Spesialis Perceraian
- - Hasil Gugatan Perceraian
- 2. Prosedur Gugatan Perceraian Menurut Firma Hukum Gugatan Perceraian

- - Alasan Perceraian Melalui Pengadilan
- - Poin-Poin Pembelaan Jika Menjadi Tergugat dalam Gugatan Perceraian
- 3. Bantuan Penanganan Terpadu Firma Hukum Daeryun untuk Gugatan Perceraian

1. Rincian Perkara Klien Firma Hukum Gugatan Perceraian
Klien yang mendatangi Firma Hukum Daeryun untuk menangani gugatan perceraian telah menjalani kehidupan rumah tangga bersama suaminya setelah berpacaran, mencatatkan perkawinan, dan memiliki seorang anak.
Namun, selama perkawinan, konflik antara pasangan tersebut terus menumpuk akibat perbedaan cara mengasuh anak, beban ekonomi, konflik dengan keluarga suami, dan masalah lainnya.
Pada suatu waktu ketika konflik terus berulang, klien mengetahui bahwa suaminya menjalin hubungan dengan perempuan lain melalui KakaoTalk dengan memperkenalkan dirinya sebagai “belum menikah”.
Hal itu jelas merupakan perselingkuhan, tetapi demi anaknya, klien memutuskan untuk mempertahankan keluarga dan berusaha memaafkan suaminya.
Namun, suaminya justru mengajukan gugatan terhadap klien dengan menuntut perceraian, uang santunan, dan pembagian harta bersama dengan alasan bahwa klien “tidak berhubungan dengan keluarga suami” dan “tidak menjalankan perannya sebagai pasangan”.
Ini merupakan gugatan perceraian ketika pasangan yang melakukan perselingkuhan justru menjadi penggugat dan mengalihkan tanggung jawab kepada pihak lain.
Karena itu, klien mendatangi pengacara spesialis perceraian Daeryun dan meminta bantuan agar gugatan perceraian suaminya beserta seluruh tuntutan keuangannya ditolak.

Bantuan Pengacara Spesialis Perceraian
Sejak tahap awal perkara, pengacara spesialis perceraian Daeryun menerapkan pendekatan strategis berikut.
1. Penyusunan sistematis fakta-fakta perselingkuhan
Fakta bahwa suami memperkenalkan dirinya kepada perempuan lain sebagai belum menikah dan menjalin hubungan dengannya termasuk “perbuatan tidak setia” berdasarkan Pasal 840 angka 1 Undang-Undang Hukum Perdata Korea Selatan.
Pengacara menyusun secara sistematis percakapan KakaoTalk tersebut, kemungkinan memperoleh keterangan dari perempuan yang bersangkutan, waktu dan pola tindakannya, serta hal-hal lainnya untuk membuktikan kesalahan suami sebagai penyebab utama keretakan perkawinan.
2. Pematahan dalil suami dan logika pengalihan tanggung jawab
Dalil suami bahwa klien “tidak berhubungan dengan keluarga suami” atau “melanggar kewajiban untuk menjalani hubungan perkawinan dengan setia” tidak termasuk alasan serius yang menyebabkan perkawinan sulit dipertahankan berdasarkan Pasal 840 angka 6 Undang-Undang Hukum Perdata Korea Selatan. Pengacara juga secara logis membantah dalil tersebut dengan menunjukkan bahwa penyebab sebenarnya dari keretakan perkawinan adalah perselingkuhan suami.
Pengacara menyerahkan bukti bahwa masalah hubungan dengan keluarga suami timbul akibat campur tangan dan konflik dengan orang tua suami serta bahwa klien telah dengan sungguh-sungguh berupaya mempertahankan keluarga dan menjalankan tanggung jawab pengasuhan.
3. Strategi berdasarkan “prinsip perceraian atas dasar kesalahan”
Sistem hukum perceraian Korea Selatan pada dasarnya menganut prinsip perceraian atas dasar kesalahan pihak.
Artinya, pihak yang bertanggung jawab atas keretakan perkawinan pada prinsipnya tidak dapat mengajukan gugatan perceraian.
Pengacara berfokus menyampaikan bahwa gugatan perceraian penggugat itu sendiri tidak dapat dibenarkan secara hukum karena suami merupakan pasangan yang bertanggung jawab akibat perselingkuhannya dan klien tidak menginginkan perceraian.
4. Pembuktian bahwa tuntutan uang santunan dan pembagian harta bersama tidak patut
Tuntutan uang santunan dan pembagian harta bersama yang diajukan suami merupakan tuntutan tidak patut yang bertujuan mengalihkan tanggung jawab keuangan kepada pihak lain meskipun dirinya merupakan pasangan yang bertanggung jawab atas keretakan perkawinan.
Pengacara mengajukan hal-hal berikut sebagai bukti pendukung.
• Klien telah sepenuhnya menangani pengasuhan anak dan pekerjaan rumah tangga selama perkawinan
• Kontribusi ekonomi klien justru lebih besar
• Hubungan perkawinan secara nyata retak akibat perselingkuhan suami
Dengan demikian, pengacara secara meyakinkan menyampaikan bahwa tuntutan uang santunan dan pembagian harta bersama juga tidak beralasan.
Hasil Gugatan Perceraian
Majelis hakim menerima argumentasi pengacara spesialis perceraian Daeryun dan menolak sepenuhnya gugatan perceraian, tuntutan uang santunan, serta tuntutan pembagian harta bersama yang diajukan suami.
Secara khusus, majelis hakim menjatuhkan putusan penolakan setelah mempertimbangkan secara menyeluruh bahwa tanggung jawab utama atas keretakan perkawinan berada pada suami, bahwa klien telah dengan sungguh-sungguh berupaya mengasuh anak dan mempertahankan keluarga, serta kehendak klien yang tidak menginginkan perceraian dan perlunya mempertahankan perkawinan.
Hasil ini merupakan kesimpulan yang sulit diperoleh tanpa analisis fakta sejak tahap awal, penerapan prinsip perceraian atas dasar kesalahan, penyusunan sistematis alat bukti, dan strategi Daeryun untuk meyakinkan pengadilan.
Setelah berhasil membuat gugatan perceraian suaminya ditolak, klien akan terus menerima bantuan dari pengacara spesialis perceraian Daeryun untuk mulai secara penuh menjalani proses tuntutan uang santunan terhadap perempuan yang berselingkuh dengan suaminya serta mengajukan gugatan perceraiannya sendiri.
2. Prosedur Gugatan Perceraian Menurut Firma Hukum Gugatan Perceraian
Gugatan perceraian biasanya berlangsung melalui tahapan berikut.
- Pendaftaran gugatan dan penyerahan jawaban
- Pelaksanaan sidang mediasi atau sidang pemeriksaan
- Pemeriksaan alat bukti (KakaoTalk, foto, riwayat panggilan, saksi, dan lain-lain)
- Pembacaan putusan
- Penentuan apakah akan mengajukan banding
Karena berbagai unsur seperti penyebab konflik pasangan, kesalahan pihak, hak asuh anak, dan pembagian harta bersama dipertimbangkan secara kompleks, keterlibatan pengacara spesialis perceraian sejak tahap awal sangat penting.
Alasan Perceraian Melalui Pengadilan
Alasan perceraian melalui pengadilan berdasarkan Pasal 840 Undang-Undang Hukum Perdata Korea Selatan, yaitu alasan yang memungkinkan pengajuan gugatan perceraian, adalah sebagai berikut.
Alasan perceraian melalui pengadilan |
Ketika pasangan melakukan perbuatan tidak setia |
Ketika pasangan dengan iktikad buruk menelantarkan pihak lainnya |
Ketika seseorang mengalami perlakuan yang sangat tidak patut dari pasangan atau orang tua maupun leluhur dalam garis lurus pasangan tersebut |
Ketika orang tua atau leluhur dalam garis lurus seseorang mengalami perlakuan yang sangat tidak patut dari pasangannya |
Ketika keberadaan hidup atau meninggalnya pasangan tidak diketahui secara pasti selama 3 tahun atau lebih |
Ketika terdapat alasan serius lainnya yang menyebabkan perkawinan sulit dipertahankan |
Poin-Poin Pembelaan Jika Menjadi Tergugat dalam Gugatan Perceraian
Jika menjadi tergugat dalam gugatan perceraian, langkah-langkah berikut dapat menguntungkan dalam melakukan pembelaan.
- Perlu diperiksa apakah alasan gugatan perceraian penggugat memenuhi persyaratan Pasal 840 Undang-Undang Hukum Perdata Korea Selatan.
- Berdasarkan prinsip perceraian atas dasar kesalahan pihak, jika tanggung jawab pihak lawan lebih besar, gugatan perceraian itu sendiri dapat ditolak.
- Penyebab keretakan perkawinan perlu disusun secara sistematis dan alat bukti seperti percakapan KakaoTalk, pesan teks, serta rekaman suara perlu diamankan.
- Tuntutan keuangan seperti hak asuh anak, pembagian harta bersama, dan uang santunan harus dibantah berdasarkan kontribusi objektif serta keadaan kehidupan yang sebenarnya.
- Karena tanggapan awal merupakan hal yang paling penting, dasar hukum dan fakta harus disusun secara tepat pada tahap penyusunan jawaban dan dokumen persiapan persidangan.
3. Bantuan Penanganan Terpadu Firma Hukum Daeryun untuk Gugatan Perceraian

Daeryun menyediakan sistem bantuan terpadu berikut dalam perkara perceraian.
• Pengacara spesialis perceraian merancang langsung strategi perkara
• Penyusunan sistematis bukti digital seperti KakaoTalk, pesan teks, dan rekaman suara
• Analisis perhitungan pembagian harta bersama dan uang santunan
• Pemeriksaan lingkungan pengasuhan anak dan penyusunan strategi hak asuh anak
• Kerja sama dengan pusat pemeriksaan alat bukti dan pusat forensik digital jika diperlukan
• Penanganan pada setiap tahap mediasi dan persidangan
Seperti dalam perkara ini, apabila pihak lawan mengajukan gugatan perceraian yang tidak patut meskipun merupakan pasangan yang bertanggung jawab atas keretakan perkawinan, Daeryun memberikan strategi untuk melindungi keluarga klien dan menghalangi tuntutan yang tidak patut dengan melaksanakan secara terpadu seluruh proses mulai dari penyusunan fakta–penerapan dasar hukum–analisis alat bukti–strategi pembuktian–penanganan persidangan.
Jika memerlukan bantuan, silakan segera melakukan 🔗reservasi konsultasi hukum dengan Firma Hukum Daeryun untuk gugatan perceraian.

Konten ini didasarkan pada studi kasus nyata Firma Hukum Daeryun dengan beberapa penyesuaian, dan hak ciptanya milik firma kami.
Reproduksi, penggandaan, atau distribusi tanpa izin dan pelanggaran hak cipta lainnya dapat dikenai tindakan hukum berdasarkan peraturan yang berlaku.










