CONTENTS
- 1. Biaya menggunakan jasa pengacara untuk tindak pidana penipuan | Kronologi timbulnya perkara

- 2. Biaya menggunakan jasa pengacara untuk tindak pidana penipuan | Bantuan utama pengacara

- - Pengacara tindak pidana penipuan merekonstruksi sifat hukum dana
- - Pengacara tindak pidana penipuan membangun argumentasi mengenai tidak adanya perbuatan penipuan
- - Pengacara tindak pidana penipuan menangani sangkaan terkait dokumen
- 3. Biaya menggunakan jasa pengacara untuk tindak pidana penipuan | Hasil perkara

- - Unsur tindak pidana penipuan dan tingkat hukumannya
- - Unsur tindak pidana pemalsuan dokumen pribadi dan tingkat hukumannya
- - Pentingnya menggunakan jasa pengacara
1. Biaya menggunakan jasa pengacara untuk tindak pidana penipuan | Kronologi timbulnya perkara
Berikut adalah kisah klien yang meminta konsultasi mengenai biaya menggunakan jasa pengacara untuk tindak pidana penipuan.
Klien merupakan penanggung jawab operasional yang berpartisipasi dalam proyek pengembangan fasilitas komersial di wilayah ibu kota. Konflik timbul dalam proses penyelesaian perhitungan dana dengan investor.
Dalam proses penyesuaian struktur pembagian keuntungan yang telah ada dan pengembalian sebagian dana, pihak lawan menyatakan bahwa terdapat penjelasan palsu pada saat dana diserahkan, lalu mengajukan pengaduan pidana.
Lembaga penyidik menyoroti bahwa dana tersebut dijelaskan akan digunakan untuk tujuan tertentu, tetapi pada kenyataannya tidak dikembalikan, dan menilai bahwa terdapat perbuatan penipuan serta niat untuk memperoleh dana secara curang.
Selain itu, cacat formal dalam proses penyusunan dokumen internal dipermasalahkan sehingga sangkaan pemalsuan dokumen pribadi atas nama orang lain tanpa kewenangan turut diterapkan. Klien pun menghadapi risiko berbagai pertanggungjawaban pidana.
Oleh karena itu, klien menilai bahwa penanganan hukum secara profesional diperlukan sejak tahap awal perkara dan mulai mencari informasi mengenai biaya menggunakan jasa pengacara untuk tindak pidana penipuan.
2. Biaya menggunakan jasa pengacara untuk tindak pidana penipuan | Bantuan utama pengacara

Setelah menyimak dengan saksama kisah klien yang berkonsultasi mengenai biaya menggunakan jasa pengacara untuk tindak pidana penipuan, pengacara tindak pidana penipuan segera menganalisis struktur perkara dan menyusun strategi.
Pengacara tindak pidana penipuan merekonstruksi sifat hukum dana
Pengacara tindak pidana penipuan yang memberikan konsultasi mengenai biaya menggunakan jasa pengacara untuk tindak pidana penipuan menyoroti bahwa dana yang dipermasalahkan bukanlah dana baru yang diperoleh secara curang, melainkan jumlah penyelesaian perhitungan yang timbul dari hubungan transaksi sebelumnya.
Selanjutnya, dengan bekerja sama dengan 🔗Pusat Pemeriksaan Alat Bukti, pengacara mengumpulkan dan menganalisis secara menyeluruh kontrak, arus rekening, serta riwayat transaksi untuk merekonstruksi keseluruhan struktur transaksi.
Melalui proses tersebut, pengacara tindak pidana penipuan membuktikan bahwa hakikat perpindahan dana tersebut adalah ‘penyelesaian perhitungan’.
Pengacara tindak pidana penipuan membangun argumentasi mengenai tidak adanya perbuatan penipuan
Menurut Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Korea Selatan, tindak pidana penipuan tidak terpenuhi hanya karena terdapat perpindahan uang. Niat untuk menipu dan keadaan bahwa pihak lawan menjadi keliru akibat perbuatan tersebut juga harus terbukti.
Oleh karena itu, pengacara tindak pidana penipuan meninjau latar belakang pernyataan klien serta keseluruhan struktur transaksi dan menyusun argumentasi yang berfokus pada sulitnya menyimpulkan bahwa klien telah menyampaikan fakta palsu yang dapat menyesatkan pihak lawan.
Pengacara tindak pidana penipuan menangani sangkaan terkait dokumen
Mengenai bagian yang dipermasalahkan dalam proses penyusunan dokumen, pengacara tindak pidana penipuan menegaskan bahwa proses pengambilan keputusan yang sebenarnya memang telah berlangsung.
Melalui keterangan pihak terkait dan kebiasaan internal, pengacara membuktikan bahwa hal tersebut hanyalah kelalaian dalam prosedur biasa serta tidak terdapat niat untuk membuat keterangan palsu atau melakukan pemalsuan, sehingga unsur pertanggungjawaban pidana tidak terpenuhi.
3. Biaya menggunakan jasa pengacara untuk tindak pidana penipuan | Hasil perkara
Klien yang menjalani konsultasi mengenai biaya menggunakan jasa pengacara untuk tindak pidana penipuan memperoleh putusan bebas atas seluruh sangkaan.
Setelah meninjau secara menyeluruh dokumen keuangan yang diajukan, struktur kontrak, dan keterangan pihak terkait, majelis hakim menilai bahwa transaksi keuangan tersebut lebih menyerupai proses penyelesaian perhitungan daripada perolehan dana secara curang.
Majelis hakim juga mengakui bahwa sangkaan terkait dokumen tidak memenuhi unsur-unsur tindak pidana.
Unsur tindak pidana penipuan dan tingkat hukumannya
Tindak pidana penipuan hanya terpenuhi apabila seluruh unsur berikut terpenuhi.
Unsur | Isi |
|---|---|
Perbuatan penipuan | Perbuatan menipu pihak lain |
Pengalihan harta | Menyerahkan uang atau harta karena kekeliruan |
Niat memperoleh harta secara curang | Tujuan memperoleh keuntungan tanpa niat membayar kembali |
Apabila unsur-unsur tersebut terpenuhi, berdasarkan Pasal 347 Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Korea Selatan, pelaku dapat dijatuhi pidana penjara paling lama 20 tahun atau pidana denda paling banyak 50 juta won Korea Selatan.
Jika jumlah keuntungan melampaui jumlah tertentu, Undang-Undang Pemberatan Hukuman Kejahatan Ekonomi Tertentu Korea Selatan dapat diterapkan sehingga tingkat hukuman dapat meningkat.
Rentang jumlah keuntungan | Hukuman |
|---|---|
5 miliar won Korea Selatan atau lebih | Pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara minimal 5 tahun |
500 juta won Korea Selatan atau lebih hingga kurang dari 5 miliar won Korea Selatan | Pidana penjara untuk waktu tertentu minimal 3 tahun |
Oleh karena itu, penghitungan jumlah secara akurat dan penilaian hukum sejak tahap awal merupakan hal penting.
Unsur tindak pidana pemalsuan dokumen pribadi dan tingkat hukumannya
Tindak pidana pemalsuan dokumen pribadi diatur dalam Pasal 231 Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Korea Selatan dan berarti perbuatan membuat dokumen baru dengan menggunakan nama orang lain tanpa kewenangan.
Karena perbuatan tersebut dapat merusak kepercayaan terhadap hubungan hukum, seperti kontrak atau transaksi keuangan, perbuatan tersebut juga ditangani secara ketat dalam praktik.
Apabila tindak pidana tersebut terbukti, pelaku dapat dijatuhi pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak 10 juta won Korea Selatan.
Pentingnya menggunakan jasa pengacara
Perkara penipuan berpotensi besar berkembang menjadi persoalan pertanggungjawaban pidana meskipun pada awalnya tampak seperti sengketa keuangan biasa.
Khususnya ketika arus dana bersifat kompleks, struktur transaksi harus direkonstruksi berdasarkan data objektif dan argumentasi harus disusun sesuai dengan unsur-unsur hukum.
Oleh karena itu, penanganan secara strategis sejak tahap awal merupakan hal penting.
Pengacara spesialis pidana di Firma Hukum Daeryun, firma hukum peringkat ke-9 di Korea Selatan berdasarkan pelaporan pajak pertambahan nilai kepada Badan Pajak Nasional Korea Selatan pada 2025, meninjau secara saksama struktur transaksi, ada atau tidaknya penipuan, serta faktor-faktor untuk menilai unsur kesengajaan dalam perkara pidana seperti tindak pidana penipuan, lalu menyusun strategi penanganan yang sesuai dengan perkembangan perkara.
Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai biaya menggunakan jasa pengacara untuk tindak pidana penipuan atau berada dalam situasi yang memerlukan bantuan hukum, silakan meminta bantuan melalui 🔗Reservasi Konsultasi Hukum.
Tonton konten video terkait
untuk studi kasus ini.
Dari penanganan awal kasus pidana hingga pemeriksaan alat bukti

Konten ini didasarkan pada studi kasus nyata Firma Hukum Daeryun dengan beberapa penyesuaian, dan hak ciptanya milik firma kami.
Reproduksi, penggandaan, atau distribusi tanpa izin dan pelanggaran hak cipta lainnya dapat dikenai tindakan hukum berdasarkan peraturan yang berlaku.












