CONTENTS
- 1. Klien yang mengunjungi Kantor Hukum Busan

- - Alasan klien mengunjungi Kantor Hukum Busan
- 2. Peraturan perundang-undangan terkait perkara yang dijelaskan oleh Kantor Hukum Busan

- 3. Pendampingan Kantor Hukum Busan

- - Dalil Kantor Hukum Busan
- 4. Putusan pengadilan atas dalil Kantor Hukum Busan

- - Jika Anda memerlukan bantuan Kantor Hukum Busan
1. Klien yang mengunjungi Kantor Hukum Busan

Klien yang mengunjungi Kantor Hukum Busan dijatuhi hukuman dengan masa percobaan (pidana bersyarat) pada tingkat pertama karena melanggar Undang-Undang Pengelolaan Lingkungan Laut Korea Selatan. Untuk memperoleh bantuan hukum, klien mendatangi pengacara di Busan dan meminta pendampingan.
Alasan klien mengunjungi Kantor Hukum Busan
Kisah klien yang berkonsultasi di Kantor Hukum Busan adalah sebagai berikut.
Klien menjalankan tugas sebagai direktur sebuah perusahaan pelayaran.
Pada suatu hari, terjadi peristiwa tumpahnya 28.000 liter air pencucian ruang muatan dari kapal perusahaan ke laut.
Peristiwa tersebut terjadi karena klien dengan sengaja membuang air pencucian itu ke laut untuk menghemat biaya pengoperasian kapal.
Akibat peristiwa tersebut, klien didakwa atas pelanggaran Undang-Undang Pengelolaan Lingkungan Laut Korea Selatan dan dijatuhi hukuman dengan masa percobaan (pidana bersyarat) pada tingkat pertama.
Klien menilai putusan tingkat pertama agak terlalu berat sehingga memutuskan untuk mengajukan banding.
Klien mengunjungi kantor Busan untuk mengupayakan pengurangan hukuman dengan bantuan pengacara profesional yang berpengalaman menangani berbagai 🔗kasus pidana.
2. Peraturan perundang-undangan terkait perkara yang dijelaskan oleh Kantor Hukum Busan
Klien yang meminta bantuan Kantor Hukum Busan terlibat dalam dugaan pelanggaran Undang-Undang Pengelolaan Lingkungan Laut Korea Selatan.
Undang-Undang Pengelolaan Lingkungan Laut Korea Selatan merupakan undang-undang mengenai pengelolaan laut secara menyeluruh yang bertujuan melindungi lingkungan laut dan menghilangkan bahan pencemar.
Jika terlibat dalam dugaan pelanggaran Undang-Undang Pengelolaan Lingkungan Laut Korea Selatan, seseorang dapat dihukum berdasarkan ketentuan berikut.
Setiap orang yang termasuk dalam salah satu ketentuan berikut dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun atau denda paling banyak 30 juta won Korea Selatan.
1. Orang yang membuang limbah (bahan pencemar) dari kapal atau fasilitas laut
2. Orang yang membuang minyak, zat cair berbahaya, atau bahan berbahaya dalam kemasan dari kapal atau fasilitas laut
3. Orang yang menggunakan kapal untuk pelayaran dengan cara yang tidak sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam sertifikat pemeriksaan pencegahan pencemaran laut dan dokumen sejenisnya (termasuk pelayaran internasional)
4. Orang yang tidak mengambil tindakan penanggulangan ketika bahan pencemar dibuang atau melanggar perintah untuk mengambil tindakan
5. Orang yang tidak mengambil tindakan untuk mencegah pembuangan ketika terdapat risiko bahan pencemar akan dibuang atau melanggar perintah untuk mengambil tindakan
Yurisprudensi terkait
Dalam “Insiden Tumpahan Minyak Kapal Tanker di Semenanjung Taean” yang disebabkan oleh tabrakan antara armada kapal tunda dan kapal tanker minyak besar, pelanggaran kewajiban kehati-hatian awak armada kapal tunda untuk mencegah tabrakan serta pelanggaran kewajiban kehati-hatian awak kapal tanker besar untuk mencegah tabrakan dan pencemaran dijadikan dasar untuk mengakui tindak pidana pelanggaran Undang-Undang Pencegahan Pencemaran Laut Korea Selatan yang lama sehubungan dengan tumpahan minyak tersebut (Putusan Mahkamah Agung Korea Selatan Nomor 2008도11921)
3. Pendampingan Kantor Hukum Busan
Kantor Hukum Busan menyusun strategi yang sistematis dengan menganalisis peraturan perundang-undangan dan yurisprudensi terkait perkara tersebut.
Kantor Hukum Busan mengajukan dalil-dalil berikut dan dengan sungguh-sungguh memohon keringanan hukuman bagi klien.
Dalil Kantor Hukum Busan
Klien membuang 28.000 liter air pencucian ruang muatan yang dihasilkan selama pengoperasian kapal ke laut, tetapi bahan pencemar hanya berjumlah 3,4% dari keseluruhan volume yang dibuang.
Selain itu, komponen biodiesel yang dipermasalahkan termasuk bahan bakar minyak bermutu tinggi yang ramah lingkungan sehingga tingkat pencemaran lautnya rendah.
Dengan demikian, konsentrasi bahan pencemar dalam air pencucian tersebut relatif rendah dan kerusakan lingkungannya dapat dinilai relatif kecil.
Di samping itu, klien merupakan pelaku pertama kali, sangat menyesali perbuatannya, menyadari keseriusan pencemaran lingkungan, dan berkomitmen melakukan upaya untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Ditekankan pula bahwa klien telah berupaya sebaik mungkin melakukan perbaikan, antara lain dengan menyelesaikan pendidikan mengenai perlindungan lingkungan dan menyusun rencana perbaikan secara menyeluruh.
4. Putusan pengadilan atas dalil Kantor Hukum Busan
Pengadilan menerima dalil Kantor Hukum Busan dan menjatuhkan pidana denda yang relatif ringan kepada klien.
Klien yang sebelumnya dijatuhi hukuman dengan masa percobaan (pidana bersyarat) pada tingkat pertama menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam karena berkat pengacara di Busan, dirinya dapat dijatuhi pidana denda.
Hukuman dengan masa percobaan (pidana bersyarat)/pidana denda
Hukuman dengan masa percobaan (pidana bersyarat) mungkin tampak lebih ringan daripada pidana denda, tetapi dalam praktiknya terdapat berbagai pembatasan dan kerugian yang menyertainya. Jika dijatuhi hukuman dengan masa percobaan, terdakwa dapat menghadapi risiko bahwa putusan tersebut menjadi alasan pemutusan hubungan kerja serta mengalami kerugian seperti pembatasan pekerjaan atau penangguhan kualifikasi. Selain itu, jika terlibat dalam tindak pidana lain selama masa percobaan, terdapat risiko terdakwa harus menjalani pidana tambahan sebesar pidana penjara yang sebelumnya dijatuhkan dengan masa percobaan. Dengan kata lain, karena disertai kewajiban untuk menaati hukum, hukuman dengan masa percobaan dapat menimbulkan pembatasan yang lebih besar daripada pidana denda. Hukuman dengan masa percobaan memungkinkan kebebasan tetap dipertahankan dalam jangka pendek, tetapi dalam jangka panjang dapat disertai tanggung jawab dan beban yang lebih besar.
Jika Anda memerlukan bantuan Kantor Hukum Busan
Untuk menghindari dijatuhinya hukuman akibat keterangan yang merugikan dalam perkara pidana, sebaiknya memperoleh bantuan pengacara profesional.
Firma Hukum Daeryun menangani perkara secara sistematis dengan melibatkan 🔗pengacara pidana yang memiliki pengalaman nyata dalam penyidikan sebagai personel kejaksaan, kepolisian, atau penyidik, serta melakukan pemeriksaan yang menyerupai proses penyidikan.
Selain itu, Firma Hukum Daeryun menyediakan layanan hukum dari berbagai aspek, termasuk layanan pengamanan untuk melindungi klien.
Jika Anda memerlukan bantuan pengacara profesional dalam situasi yang serupa dengan kasus di atas, silakan mempercayakan perkara Anda melalui 🔗pemesanan konsultasi hukum dengan pengacara pidana.

Konten ini didasarkan pada studi kasus nyata Firma Hukum Daeryun dengan beberapa penyesuaian, dan hak ciptanya milik firma kami.
Reproduksi, penggandaan, atau distribusi tanpa izin dan pelanggaran hak cipta lainnya dapat dikenai tindakan hukum berdasarkan peraturan yang berlaku.












