Latar belakang judul halaman (versi PC)Latar belakang judul halaman (versi seluler)

Kisah Sukses

Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan

Kasus Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan | Dugaan pengunduhan dan penyebaran film secara ilegal, tidak dilimpahkan

Klien yang diregistrasi sebagai tersangka atas dugaan Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan telah mengunduh dua film dari situs torrent ilegal, menontonnya, lalu turut menyebarkannya sehingga melanggar Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan.

CONTENTS
  • 1. Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan | Latar belakang terjadinya perkara
    • - Dalil pengadu
    • - Dalil klien
    • - Perlunya bantuan perwakilan dalam proses perdamaian
  • 2. Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan | Analisis perkara
    • - Apa akibat melanggar Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan?
  • 3. Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan | Rincian bantuan
  • 4. Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan | Berhasil berdamai dengan perusahaan distribusi dan diselesaikan tanpa pelimpahan

1. Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan | Latar belakang terjadinya perkara

Firma Hukum Daeryun memberikan bantuan perwakilan perdamaian dalam perkara Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan dan menyelesaikannya dengan hasil tidak terbukti adanya tindak pidana

Klien yang diregistrasi sebagai tersangka atas dugaan Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan menyatakan bahwa ia telah mengunduh dua film dari situs torrent ilegal dan kemudian menontonnya.

Namun, setelah mengunduh dan menonton film melalui situs torrent ilegal tersebut, klien tanpa sengaja turut menyebarkan berkas itu sehingga diajukan pengaduan pidana terhadapnya atas pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan.

Klien menyatakan bahwa ia langsung menghapus berkas tersebut setelah mengunduhnya, tetapi pengadu, yaitu perusahaan distribusi, memastikan adanya pelanggaran hak cipta dengan melacak alamat IP dan kemudian mengajukan pengaduan pidana.

Pengacara Firma Hukum Daeryun menganalisis situasi klien secara saksama dan berupaya menyelesaikan perkara melalui perdamaian dengan pengadu.

Dalil pengadu

① Menyatakan bahwa bukti penyebaran ilegal telah diperoleh dengan melacak alamat IP

② Pengadu menunjukkan kesediaan untuk mengakhiri perkara melalui perdamaian apabila klien mengakui kesalahannya dan berjanji mencegah kejadian serupa terulang

Dalil klien

① Mengakui bahwa pengunduhan ilegal dilakukan melalui program torrent

② Segera menghapus berkas setelah mengunduhnya

③ Sama sekali tidak berniat mengunggah atau menyebarkannya dan bahkan tidak mengetahui bahwa berkas tersebut telah tersebar

Perlunya bantuan perwakilan dalam proses perdamaian

🔗Pelanggaran hak cipta Setelah menelaah perkara tersebut, pengacara meminta pertemuan dengan pihak pengadu untuk menanyakan kesediaannya mencapai perdamaian.

Pihak pengadu menyatakan bahwa pengaduan akan dicabut apabila klien berjanji mencegah kejadian serupa terulang.

Meskipun pihak pengadu bersedia berdamai dengan sikap lunak, pengacara menyarankan agar perkara ditangani dengan hati-hati dan dengan bantuan pengacara karena upaya perdamaian yang dipaksakan tanpa pengacara dapat memperburuk keadaan.

Untuk membantu klien mencapai perdamaian, bantuan diberikan dengan cara berikut.

▷ Menyerahkan surat pernyataan penyesalan
▷ Menyerahkan rencana pencegahan kejadian serupa
▷ Menyelesaikan perkara melalui pendekatan objektif dari sudut pandang pihak ketiga

Dengan demikian, meskipun pihak pengadu bersedia mencapai perdamaian, pendekatan yang dipaksakan justru dapat merugikan karena dapat menimbulkan tanggung jawab ganti rugi secara perdata.

Jangan menghadapi persoalan ini sendirian. Melalui 🔗Reservasi konsultasi hukum, Anda dapat memperoleh bantuan pengacara profesional untuk menyelesaikannya.

2. Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan | Analisis perkara

Pokok persoalan dalam perkara Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan adalah sebagai berikut.

Pokok persoalan

Isi

Ada atau tidaknya pelanggaran hak cipta

Apakah tindakan klien yang hanya mengunduh film termasuk pelanggaran hak cipta

→ Pengunduhan itu sendiri dapat melanggar Pasal 136 Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan

Ada atau tidaknya penghapusan berkas

Klien menyatakan bahwa ia segera menghapus berkas setelah mengunduhnya dan tidak pernah mengunggahnya

Tidak ada kesengajaan untuk menyebarkan

Klien tidak mengetahui bahwa berkas tersebut telah tersebar dan tidak menyebarkannya dengan sengaja

Pengacara Firma Hukum Daeryun menilai bahwa tindakan mengunduh film ilegal saja mungkin dapat menghasilkan keputusan untuk tidak melakukan penuntutan.

Namun, terkait fakta bahwa klien turut menyebarkan film tersebut, perlu dibuktikan bahwa ia tidak memiliki kesengajaan.

Apa akibat melanggar Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan?

Pengadu mendalilkan bahwa klien telah melanggar Pasal 136 Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan.

Berdasarkan Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan, ancaman hukuman atas pelanggaran hak cipta adalah sebagai berikut.

Perbuatan

Ancaman hukuman

Orang yang melanggar hak ekonomi pencipta melalui perbanyakan, pertunjukan, penyiaran, pameran, transmisi, penyebaran, atau pembuatan karya turunan

Pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak 50 juta won Korea Selatan

Orang yang mengimpor salinan ilegal dengan tujuan menyebarkannya di dalam negeri

Orang yang menguasai salinan ilegal dengan tujuan menyebarkannya

Orang yang memperoleh salinan ilegal dengan mengetahuinya sebagai salinan ilegal, lalu menggunakannya dalam kegiatan usaha

Pidana penjara paling lama 3 tahun atau denda paling banyak 30 juta won Korea Selatan

Perbuatan ini ditetapkan sebagai 🔗tindak pidana aduan berdasarkan Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan sehingga penuntutan hanya dapat dilakukan apabila pemegang hak cipta mengajukan pengaduan.

Namun, perlu diperhatikan bahwa pelanggaran hak cipta untuk tujuan komersial atau pelanggaran yang dilakukan berulang kali dapat dihukum tanpa pengaduan dari pemegang hak cipta.

3. Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan | Rincian bantuan

Firma Hukum Daeryun membela klien dari hukuman dalam perkara Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan dengan mendalilkan tidak adanya kesengajaan

Untuk membantu klien yang melanggar Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan, dalil-dalil berikut disampaikan.

Mengunduh untuk keperluan pribadi karena melihat keterangan bahwa unduhan tersedia secara gratis

Klien menyatakan bahwa pada saat melakukan pengunduhan ilegal, ia percaya berkas tersebut disediakan secara gratis dan mengunduhnya hanya untuk penggunaan pribadi tanpa tujuan komersial atau niat untuk menyebarkannya.

Tidak dengan sengaja memperbanyak berkas ilegal yang telah diunduh (menyangkal kesengajaan untuk menyebarkan)

Klien menegaskan bahwa ia segera menghapus berkas setelah mengunduhnya serta tidak dengan sengaja memperbanyak atau menyebarkan berkas tersebut.

Tidak memiliki riwayat tindak pidana sejenis maupun riwayat penghukuman

Klien menegaskan bahwa ia tidak pernah mengalami masalah hukum atau dijatuhi hukuman sebelumnya, bahwa ini merupakan pelanggaran pertamanya terhadap Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan, serta berjanji akan menaati hukum pada masa mendatang.

Selain itu, klien mempelajari Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan untuk menambah pengetahuan hukumnya, berjanji tidak akan melakukan pengunduhan ilegal lagi, dan menyusun rencana untuk mencegah kejadian serupa terulang.

④ Bantuan perwakilan dalam proses perdamaian

Pengacara menjalankan peran sebagai penengah agar perdamaian dengan pihak pengadu berjalan lancar serta membantu tercapainya perdamaian melalui penyerahan surat pernyataan penyesalan dan rencana pencegahan kejadian serupa oleh klien.

4. Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan | Berhasil berdamai dengan perusahaan distribusi dan diselesaikan tanpa pelimpahan

Firma Hukum Daeryun menyelesaikan perkara Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan dengan hasil tidak terbukti adanya tindak pidana dan tidak dilimpahkan

Pengacara Firma Hukum Daeryun yang menangani perkara Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan berhasil membantu tercapainya perdamaian secara baik antara klien dan perusahaan distribusi sehingga perkara tersebut akhirnya diselesaikan dengan keputusan tidak dilimpahkan.

Klien berjanji akan berhati-hati agar tidak kembali mengalami masalah hukum terkait 🔗Pelanggaran Undang-Undang Hak Cipta Korea Selatan.

Pelanggaran hak cipta yang dilakukan tanpa sengaja sekalipun dapat mengakibatkan seseorang menghadapi 🔗gugatan pelanggaran hak cipta dan mengalami kerugian besar.

Jangan ragu untuk menemui pengacara Firma Hukum Daeryun agar dapat dibantu mencapai perdamaian secara baik.

저작권법위반 불송치

Konten ini didasarkan pada studi kasus nyata Firma Hukum Daeryun dengan beberapa penyesuaian, dan hak ciptanya milik firma kami.
Reproduksi, penggandaan, atau distribusi tanpa izin dan pelanggaran hak cipta lainnya dapat dikenai tindakan hukum berdasarkan peraturan yang berlaku.

Informasi Terkait
Background

Daeryun's Key Strengths

Daeryun's exclusive AI · IT
litigation strategies
Over 240
key members
1,200+ cases
handled monthly

* January 2026 Bar Association Transit Permit Issuance Criteria

*Mematuhi Pasal 4 Peraturan Periklanan Asosiasi Pengacara Korea Paragraph 1

Pengacara
Reservasi konsultasi hukum

Semua konsultasi dilakukan oleh pengacara spesialis setelah meninjau perkara. Konsultasi dilaksanakan dengan sistem reservasi untuk memastikan proses yang profesional.Kami menganjurkan Anda membuat reservasi konsultasi lebih awal, dan meminta kepatuhan terhadap waktu yang dijadwalkan. Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk memberikan konsultasi yang memuaskan.

Telepon
konsultasi 1800-7905

Tersedia 24/7, 365 hari
untuk permintaan konsultasi

Reservasi telepon

KakaoTalk
konsultasi

Kanal KakaoTalk

Pengacara Firma Hukum Daeryun

Reservasi KakaoTalk

Daring
konsultasi

Kami menyediakan layanan hukum
yang disesuaikan.

Reservasi daring
Menu Cepat

KakaoTalk