CONTENTS
- 1. Investasi Modal Ventura, Dana Swasta Sebesar 14 Triliun Mengalir, tetapi Perusahaan yang Dapat Diinvestasikan Masih Sedikit

- - Semakin Banyak Dana, Semakin Konservatif Proses Penilaiannya
- - Ketentuan Kontrak yang Semakin Terperinci
- - Yang Lebih Penting daripada Valuasi adalah ‘Putaran Berikutnya’
- 2. Hal yang Perlu Diperiksa Perusahaan saat Pasar Investasi Modal Ventura Memasuki Tahap Pemulihan

- - Kuncinya Bukan ‘Penggalangan Dana’, melainkan ‘Perancangan Struktur’
- 3. Konsep dan Struktur Dasar Investasi Modal Ventura

- - Risiko yang Wajib Dipahami Perusahaan
- 4. Metode Perancangan Investasi Modal Ventura secara Kualitatif

- - Perlunya Daeryun pada Tahap Perancangan Struktur
1. Investasi Modal Ventura, Dana Swasta Sebesar 14 Triliun Mengalir, tetapi Perusahaan yang Dapat Diinvestasikan Masih Sedikit
Kini, investasi modal ventura tidak lagi sekadar ‘menerima uang’, tetapi telah menjadi proses merancang struktur masa depan perusahaan.

Investasi modal ventura kembali bergairah.
Pada 2025, nilai investasi ventura baru mencapai 13 triliun 600 miliar won Korea Selatan, jumlah terbesar kedua sepanjang sejarah, sedangkan nilai pembentukan dana juga melampaui 14 triliun won Korea Selatan.
Seiring dengan pelonggaran regulasi dan dorongan kebijakan, jalur masuknya dana telah semakin terbuka.
Secara sepintas, lingkungan investasi tampak membaik, tetapi suasana yang dirasakan para CEO perusahaan rintisan di lapangan berbeda.
Tidak sedikit yang mengatakan, “Dana disebut melimpah, tetapi kontraknya justru semakin ketat.”
Semakin Banyak Dana, Semakin Konservatif Proses Penilaiannya
Saat ini, terdapat dana siap investasi dalam jumlah besar yang belum disalurkan (dry powder) di pasar investasi modal ventura.
Seiring dengan diperpanjangnya jangka waktu pemenuhan kewajiban investasi dan meningkatnya partisipasi dana swasta, perusahaan modal ventura kini memiliki lebih banyak keleluasaan waktu dibandingkan sebelumnya.
Perubahan yang dihasilkan bukanlah peningkatan ‘kecepatan’, melainkan ‘ketelitian’.
Investor kini memeriksa secara menyeluruh struktur pendapatan berulang, ekonomi unit, stabilitas tata kelola perusahaan, hingga kemungkinan merancang putaran pendanaan berikutnya.
Melimpahnya dana bukan alasan untuk berinvestasi pada sembarang perusahaan.
Pada akhirnya, investasi modal ventura sedang bergerak menuju pasar yang semakin selektif.
Ketentuan Kontrak yang Semakin Terperinci
Perubahan ini paling jelas terlihat dalam kontrak.
Dalam kontrak investasi terbaru, ketentuan-ketentuan berikut cenderung semakin diperketat.
- Memperjelas persyaratan pelaksanaan hak penebusan atas saham preferen konversi yang dapat ditebus
- Meningkatkan kelipatan preferensi likuidasi
- Memperluas cakupan hak ikut menjual dan hak memaksa penjualan
- Memperketat ketentuan penguncian saham dan pembatasan hak suara terkait hak pengendalian manajemen
- Menyesuaikan kepemilikan saham tambahan berdasarkan kinerja keuangan
Dari sudut pandang perusahaan, hal ini meningkatkan kemungkinan terbentuknya struktur yang memungkinkan perusahaan menerima investasi, tetapi mengurangi otonomi manajemennya.
Semakin besar nilai investasi, semakin terperinci pula mekanisme pengendalian risiko investor. Oleh karena itu, bertambahnya dana tidak serta-merta menguntungkan perusahaan rintisan.
Yang Lebih Penting daripada Valuasi adalah ‘Putaran Berikutnya’
Belakangan ini, perusahaan modal ventura besar berfokus pada putaran pendanaan tahap lanjut dan transaksi berskala besar.
Perusahaan tahap awal menjalani pemeriksaan struktur yang relatif lebih ketat. Dalam proses ini, pertanyaan terpenting adalah sebagai berikut.
“Setelah putaran ini, mampukah perusahaan menghadapi putaran berikutnya?”
Valuasi yang terlalu tinggi mungkin tampak seperti keberhasilan dalam jangka pendek. Namun, apabila perusahaan gagal memperoleh investasi lanjutan, hal itu dapat mengakibatkan dilusi saham, putaran pendanaan dengan valuasi lebih rendah, dan ketidakstabilan hak pengendalian manajemen.
Investasi modal ventura bukanlah peristiwa satu kali, melainkan rangkaian putaran yang berkesinambungan.
2. Hal yang Perlu Diperiksa Perusahaan saat Pasar Investasi Modal Ventura Memasuki Tahap Pemulihan
Masuknya pasar investasi modal ventura ke tahap pemulihan jelas merupakan sinyal positif.
Namun, pada masa ketika kontrak semakin terperinci, perusahaan perlu memeriksa hal-hal berikut.
Kini, memahami struktur investasi menjadi lebih penting daripada sekadar memperoleh dana investasi.
Kuncinya Bukan ‘Penggalangan Dana’, melainkan ‘Perancangan Struktur’
Investasi modal ventura merupakan proses merancang tata kelola perusahaan, hak suara, hingga strategi masa depan.
Di pasar yang dipenuhi dana, daya saing sesungguhnya bukanlah kemampuan hubungan investor, melainkan kemampuan merancang struktur yang dapat menjelaskan risiko.
Kini, persoalan yang tersisa adalah perancangan investasi modal ventura secara kualitatif.
3. Konsep dan Struktur Dasar Investasi Modal Ventura
Investasi modal ventura adalah metode investasi ketika lembaga investasi profesional menanamkan modal pada perusahaan yang berisiko tinggi dan berpotensi tumbuh pesat.
Pada umumnya, perusahaan modal ventura membentuk dana untuk berinvestasi pada perusahaan rintisan atau perusahaan dalam tahap pertumbuhan, kemudian memperoleh kembali dana investasinya setelah jangka waktu tertentu melalui IPO atau M&A.
Struktur Dasar
- Metode investasi: saham biasa, obligasi konversi, saham preferen konversi yang dapat ditebus, dan sebagainya
- Tujuan investasi: keluar dari investasi setelah nilai perusahaan meningkat
- Strategi pengembalian investasi: IPO, penjualan strategis, penjualan saham
- Struktur kontrak: kontrak investasi + perjanjian antarpemegang saham
Belakangan ini, struktur saham preferen konversi yang dapat ditebus, yang memungkinkan investor mengonversinya menjadi saham biasa berdasarkan persyaratan tertentu dan meminta penebusan apabila diperlukan, telah menjadi praktik umum.
Bagi perusahaan, struktur ini mungkin tampak sebagai sarana pendanaan yang fleksibel. Namun, bergantung pada persyaratannya, struktur tersebut dapat menimbulkan beban keuangan atau pembatasan terhadap hak pengendalian manajemen.
Risiko yang Wajib Dipahami Perusahaan
Ini adalah struktur yang memberikan prioritas kepada investor untuk memperoleh pengembalian saat keluar dari investasi. Semakin tinggi kelipatannya, semakin kecil jumlah aktual yang diterima pendiri.
· Hak Penebusan
Investor dapat meminta penebusan apabila IPO atau keluar dari investasi tidak terlaksana dalam jangka waktu tertentu. Hal ini memberikan tekanan langsung terhadap arus kas perusahaan.
· Hak Ikut Menjual dan Hak Memaksa Penjualan
Dalam M&A, penjualan saham dapat dilakukan tanpa bergantung pada kehendak pendiri.
· Ketentuan Hak Persetujuan Manajemen
Kontrak dapat memuat ketentuan yang membatasi perusahaan agar tidak dapat mengambil keputusan penting tanpa persetujuan investor.
4. Metode Perancangan Investasi Modal Ventura secara Kualitatif

· Penyusunan Strategi Putaran Pendanaan
Diperlukan simulasi mengenai pengaruh putaran saat ini terhadap putaran berikutnya.
· Perancangan Ketentuan Kontrak yang Seimbang
Kelipatan preferensi likuidasi, persyaratan penebusan, rasio konversi, dan ketentuan lainnya perlu disesuaikan dari perspektif jangka panjang.
· Penghitungan Mundur Skenario Keluar dari Investasi
Struktur pengembalian bagi investor dan pendiri dalam IPO atau M&A perlu diperhitungkan terlebih dahulu.
· Mendahulukan Peninjauan Hukum
Kontrak yang dibuat dalam investasi merupakan dokumen yang menentukan masa depan perusahaan.
Sebaiknya peninjauan kontrak dilakukan pada tahap awal negosiasi, bukan setelah kegiatan hubungan investor.
Investasi modal ventura kini berada dalam tahap pemulihan secara kuantitatif, tetapi pasar justru menjadi semakin ketat.
Dana memang melimpah, tetapi perusahaan yang tidak memiliki perancangan memadai tidak akan terpilih. Oleh karena itu, hal yang perlu dipertimbangkan perusahaan saat ini bukanlah “berapa banyak dana yang akan diterima”, melainkan “dengan struktur seperti apa perusahaan akan bertumbuh”.
Perlunya Daeryun pada Tahap Perancangan Struktur
Kontrak investasi terbaru memuat persyaratan yang kompleks, seperti saham preferen konversi yang dapat ditebus, preferensi likuidasi, hak penebusan, dan hak ikut menjual. Satu ketentuan saja dapat menimbulkan perbedaan besar terhadap nilai perusahaan dan struktur pengembalian bagi pendiri.
Oleh karena itu, sejak tahap penyusunan strategi untuk memperoleh investasi, diperlukan pendekatan yang meninjau secara menyeluruh struktur kontrak, simulasi dilusi, perancangan putaran pendanaan, hingga skenario keluar dari investasi.
Berdasarkan pengalamannya dalam praktik hukum korporasi, M&A, dan pasar modal, Firma Hukum Daeryun menyediakan layanan hukum terpadu dalam proses investasi modal ventura.
Pada tahap penyusunan strategi negosiasi, Anda dapat melakukan peninjauan hukum melalui 🔗Reservasi Konsultasi Hukum dengan Pengacara Korporasi guna membantu mencegah risiko bagi perusahaan.










