CONTENTS
- 1. Pembiayaan akuisisi | Definisi

- - Kebutuhan pendanaan
- 2. Pembiayaan akuisisi | Bentuk

- - Jenis pembiayaan dengan pinjaman
- - Jenis pembiayaan dengan ekuitas
- - Jenis pembiayaan campuran
- - Jenis akuisisi dengan pinjaman
- 3. Pembiayaan akuisisi | Strategi pelaksanaan dan pertimbangan praktis

- - Perancangan struktur pendanaan yang optimal
- - Strategi keuangan dan pengelolaan utang pascaakuisisi
- - Pengelolaan risiko hukum, akuntansi, dan perpajakan
- 4. Pembiayaan akuisisi | Kondisi dan prospek

- - Tren pasar semester pertama
- - Prospek pasar semester kedua
- - Pertimbangan praktis
- 5. Pembiayaan akuisisi | Dukungan konsultasi hukum

1. Pembiayaan akuisisi | Definisi

Pembiayaan akuisisi adalah proses perusahaan memperoleh dana dari pihak eksternal yang diperlukan untuk mengakuisisi perusahaan lain.
Proses ini bukan sekadar memperoleh dana, melainkan merupakan strategi utama yang dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan transaksi M&A.
Karena metode dan rancangan pembiayaan akuisisi berbeda-beda berdasarkan skala dan struktur transaksi serta kondisi pasar, perencanaan dan analisis yang cermat perlu dilakukan terlebih dahulu.
Kebutuhan pendanaan
Merger dan akuisisi digunakan sebagai sarana bagi perusahaan untuk memperluas skala usaha atau memasuki pasar baru. Namun, karena membutuhkan dana yang sangat besar, transaksi tersebut sering kali sulit dilaksanakan hanya dengan dana perusahaan sendiri.
Oleh karena itu, perusahaan memperoleh dana yang diperlukan melalui berbagai jalur, seperti pinjaman bank, penerbitan obligasi korporasi, penerbitan saham, dan penghimpunan investasi dari dana ekuitas swasta.
Dalam proses ini, struktur pendanaan strategis yang mempertimbangkan persyaratan pembiayaan, risiko, dan rencana pelunasan merupakan hal yang sangat penting.
2. Pembiayaan akuisisi | Bentuk
Dalam transaksi M&A, berbagai metode pembiayaan akuisisi digunakan sesuai dengan karakteristik proyek dan struktur para pihak yang berkepentingan.
Secara khusus, karena keberhasilan atau kegagalan transaksi ditentukan oleh bentuk struktur pembiayaan yang dirancang pada tahap awal, metode pembiayaan akuisisi yang optimal dan sesuai dengan tujuan akuisisi serta kondisi pendanaan harus dipertimbangkan secara saksama dan diterapkan sejak awal.
Jenis pembiayaan dengan pinjaman
Dalam metode ini, pihak pengakuisisi meminjam dana dari lembaga keuangan secara langsung atau melalui perusahaan bertujuan khusus (SPC), kemudian menggunakan dana tersebut untuk memperoleh saham perusahaan target.
Pihak pengakuisisi menanggung kewajiban pelunasan. Meskipun struktur ini relatif dapat mengurangi beban modal, pengelolaan risiko akibat meningkatnya rasio utang merupakan hal yang penting.
Jenis pembiayaan dengan ekuitas
Dalam metode ini, investor strategis (SI) bersama investor keuangan eksternal (FI) menyertakan modal untuk mendirikan SPC, lalu melaksanakan akuisisi dengan modal yang disertakan tersebut.
Struktur tata kelola dibentuk melalui perjanjian antarpemegang saham. Pada umumnya, investor strategis menjadi pemegang saham mayoritas, sedangkan FI berpartisipasi sebagai pemegang saham minoritas.
Struktur ini ditandai dengan stabilitas struktur modal dan pembagian tanggung jawab.
Jenis pembiayaan campuran
Struktur yang paling umum digunakan dalam praktik adalah metode yang menggabungkan pembiayaan dengan pinjaman dan pembiayaan dengan ekuitas.
Dalam struktur ini, investor strategis dan FI menyertakan dana secara bersama-sama, sedangkan SPC memperoleh pinjaman tambahan dari sindikasi pemberi pinjaman.
Jenis akuisisi dengan pinjaman
Dalam struktur ini, pihak pengakuisisi menggunakan aset perusahaan target sebagai jaminan untuk memperoleh dana dari lembaga keuangan, lalu melaksanakan akuisisi dengan dana tersebut.
Meskipun struktur ini memungkinkan penggunaan aset secara efisien, penyerahan aset perusahaan target sebagai jaminan dapat menimbulkan persoalan tindak pidana ingkar amanah menurut hukum Korea Selatan. Oleh karena itu, keabsahan hukumnya harus ditinjau terlebih dahulu.
3. Pembiayaan akuisisi | Strategi pelaksanaan dan pertimbangan praktis

Agar pembiayaan akuisisi dapat dilaksanakan dengan berhasil, perancangan struktur pendanaan yang sistematis dan strategi keuangan pascaakuisisi merupakan hal yang sangat penting.
Selain itu, berbagai risiko hukum, akuntansi, dan perpajakan harus dikelola secara menyeluruh, serta kelancaran dan stabilitas transaksi perlu diupayakan melalui kerja sama dengan para ahli.
Perancangan struktur pendanaan yang optimal
Tantangan terpenting dalam pembiayaan akuisisi adalah membentuk struktur pendanaan yang tepat dengan mempertimbangkan secara seimbang biaya, risiko, dan kesehatan keuangan jangka panjang.
Untuk itu, diperlukan pendekatan strategis dengan menganalisis skala dan karakteristik transaksi, suku bunga pasar, serta kondisi pembiayaan.
Strategi keuangan dan pengelolaan utang pascaakuisisi
Demi keberhasilan pembiayaan akuisisi, struktur keuangan setelah akuisisi selesai harus ditetapkan secara jelas serta rencana pelunasan utang yang sistematis dan langkah perbaikan struktur modal harus disusun.
Hal ini berdampak langsung terhadap keberlanjutan perusahaan dan terjaminnya stabilitas keuangan.
Pengelolaan risiko hukum, akuntansi, dan perpajakan
Dalam proses pembiayaan akuisisi, peninjauan dan saran profesional dari aspek hukum, akuntansi, dan perpajakan sangat penting.
Risiko harus diidentifikasi terlebih dahulu dan langkah penanganan yang tepat perlu disusun melalui kerja sama dengan para ahli di setiap bidang agar stabilitas dan kemungkinan keberhasilan transaksi dapat ditingkatkan.
4. Pembiayaan akuisisi | Kondisi dan prospek
Pada semester pertama 2025, pasar pembiayaan akuisisi terutama didominasi oleh pembiayaan kembali atas transaksi yang sudah ada dan transaksi rekapitalisasi. Namun, permintaan baru untuk pembiayaan akuisisi diperkirakan akan meningkat secara bertahap pada semester kedua seiring dengan berkurangnya ketidakpastian kebijakan.
Pada semester kedua 2025, proses penjualan perusahaan-perusahaan besar dan tender berskala besar diperkirakan mulai berlangsung secara penuh sehingga persaingan antarlembaga keuangan juga diproyeksikan semakin ketat.
Tren pasar semester pertama
Pada semester pertama 2025, transaksi akuisisi baru mengalami penurunan akibat beban suku bunga dan ketidakpastian di dalam maupun luar negeri, sementara transaksi pembiayaan kembali dan restrukturisasi modal mendominasi pasar.
Seiring munculnya kemungkinan penurunan suku bunga, permintaan pembiayaan kembali meningkat dan lembaga-lembaga keuangan besar berfokus pada pengaturan pembiayaan yang stabil untuk transaksi yang sudah ada.
Namun, akibat kompleksitas struktur transaksi dan meningkatnya persaingan, profitabilitas secara keseluruhan tetap berada pada tingkat yang terbatas.
Prospek pasar semester kedua
Pada semester kedua 2025, tender utama untuk penjualan perusahaan-perusahaan besar diperkirakan mulai berlangsung secara penuh sehingga permintaan pembiayaan akuisisi diproyeksikan meningkat secara nyata.
Seiring arah kebijakan menjadi lebih jelas, baik perusahaan maupun investor mulai mengurangi sikap konservatif. Hal ini menjadi faktor yang meningkatkan kemungkinan terlaksananya transaksi akuisisi.
Secara khusus, seiring meningkatnya tender kompetitif antara investor strategis (SI) dan investor keuangan (FI), persaingan antarlembaga keuangan dalam mengatur pembiayaan juga diperkirakan semakin ketat.
Pertimbangan praktis
Dalam merancang struktur pembiayaan akuisisi, strategi pendanaan perlu disusun secara fleksibel berdasarkan variabel eksternal, seperti skala transaksi, kondisi keuangan target akuisisi, dan tingkat suku bunga.
Selain struktur jatuh tempo pinjaman, rencana pelunasan, dan persyaratan suku bunga, peninjauan awal terkait perlakuan perpajakan dan akuntansi juga penting.
Selain itu, efisiensi modal dan terjaminnya stabilitas arus kas dalam proses integrasi setelah transaksi selesai juga harus dipertimbangkan.
5. Pembiayaan akuisisi | Dukungan konsultasi hukum

Pembiayaan akuisisi perusahaan bukan sekadar pendanaan, melainkan bidang yang melibatkan persoalan hukum kompleks, mulai dari perancangan struktur transaksi dan analisis risiko hingga penanganan regulasi keuangan.
Secara khusus, apabila skala transaksi besar dan melibatkan banyak pihak yang berkepentingan, bantuan ahli hukum sangat diperlukan sejak tahap awal.
Dengan berlandaskan pengalaman praktis yang luas dan pemahaman industri dalam bidang merger dan akuisisi serta konsultasi keuangan, firma hukum kami menyediakan layanan hukum menyeluruh, mulai dari perancangan struktur pendanaan dan diagnosis risiko transaksi hingga seluruh proses perundingan kontrak.
Jika Anda memerlukan pendekatan strategis untuk transaksi pembiayaan akuisisi yang kompleks, silakan meminta bantuan kapan saja kepada 🔗pengacara bidang keuangan.
Berita Terkait
Tonton konten video terkait
untuk studi kasus ini.
5 hal yang perlu diperhatikan saat menunjuk pengacara|dijelaskan langsung oleh pengacara.













