CONTENTS
- 1. Klien yang datang menemui pengacara hukum keluarga untuk mengubah kekuasaan orang tua dan hak asuh anak

- - Kronologi perkara
- - Bantuan pengacara hukum keluarga dalam perubahan kekuasaan orang tua dan hak asuh anak
- - Hasil bantuan pengacara hukum keluarga: berhasil mengubah kekuasaan orang tua dan hak asuh anak
- 2. Pengertian dan prosedur perubahan kekuasaan orang tua dan hak asuh anak

- - Prosedur tuntutan perubahan kekuasaan orang tua dan hak asuh anak
- 3. Strategi yang diperlukan untuk mengubah kekuasaan orang tua dan hak asuh anak

- - Alasan bantuan pengacara hukum keluarga diperlukan untuk mengubah kekuasaan orang tua dan hak asuh anak
1. Klien yang datang menemui pengacara hukum keluarga untuk mengubah kekuasaan orang tua dan hak asuh anak

Berikut adalah kisah klien yang datang menemui pengacara hukum keluarga untuk mengubah kekuasaan orang tua dan hak asuh anak.
Kronologi perkara
Selama perkawinan, klien mengalami kekerasan dalam rumah tangga oleh suaminya.
Setelah minum minuman beralkohol, suaminya terus mengancam dan mencela klien. Karena tidak sanggup lagi menanggungnya, klien akhirnya meminta perceraian.
Klien dan suaminya memiliki seorang anak berusia 5 tahun, dan selama ini klien terutama mengasuh anak tersebut seorang diri.
Klien ingin memperoleh kekuasaan orang tua dan hak asuh anak tersebut, tetapi suaminya menekan klien dengan mengatakan bahwa ia hanya akan menyetujui perceraian jika klien melepaskan kekuasaan orang tua dan hak asuh anak.
Karena berpikir bahwa ia tetap dapat sering bertemu dan merawat anaknya, klien menerima tuntutan suaminya, melepaskan kekuasaan orang tua dan hak asuh anak, serta bercerai berdasarkan kesepakatan bersama.
Namun, setelah perceraian, suaminya menghalangi klien untuk bertemu dengan anak dan juga tidak mengasuh anak tersebut dengan baik.
Oleh karena itu, klien meminta bantuan pengacara hukum keluarga untuk mengubah kekuasaan orang tua dan hak asuh anak.
Bantuan pengacara hukum keluarga dalam perubahan kekuasaan orang tua dan hak asuh anak
1) Membuktikan memburuknya kesehatan anak melalui pengumpulan alat bukti
Pada saat perceraian, kesehatan anak sedang tidak baik sehingga memerlukan pengobatan dengan obat-obatan dan pengaturan pola makan secara berkelanjutan.
Namun, suaminya sama sekali tidak mengetahui obat apa yang sedang dikonsumsi anak, penyakit apa yang dideritanya, ataupun seberapa sering anak harus pergi ke rumah sakit.
Oleh karena itu, pengacara hukum keluarga bekerja sama dengan Pusat Pemeriksaan Alat Bukti (mitra) untuk memperoleh surat pendapat dokter spesialis yang menyatakan bahwa “penyakit terkait telah memburuk”, foto anak sedang menyantap makanan pesan antar, dan pernyataan anak bahwa “saya memasak makanan sendiri di rumah”.
Melalui bukti tersebut, pengacara secara objektif membuktikan bahwa kesehatan anak memburuk karena suaminya tidak mengasuh anak secara layak dan bahwa keadaan ini sangat merugikan kesejahteraan anak.
2) Mengamankan bukti mengenai tindakan suami yang menghalangi hak bertemu anak dan pernyataan anak
Pengacara menegaskan bahwa sejak perceraian, klien terus meminta pelaksanaan hak untuk bertemu anak, tetapi suaminya mengabaikan permintaan tersebut dan menghalanginya dengan tindakan seperti mengambil telepon seluler anak.
Pengacara juga memperoleh pernyataan anak seperti “saya ingin tinggal bersama ibu” dan “hanya saya yang mengerjakan pekerjaan rumah”, serta menegaskan bahwa anak tersebut juga telah menyatakan keinginannya untuk tinggal bersama klien.
Atas dasar itu, pengacara dengan tegas menyatakan bahwa tuntutan klien untuk mengubah kekuasaan orang tua dan hak asuh anak termasuk “keadaan yang memerlukan perubahan demi kesejahteraan anak” berdasarkan Pasal 909 ayat (6) Undang-Undang Hukum Perdata Korea Selatan.
3) Membuktikan bahwa klien layak menjadi pemegang kekuasaan orang tua dan pihak yang mengasuh anak
Melalui slip gaji, riwayat rekening bank, dan dokumen lainnya, pengacara hukum keluarga menegaskan bahwa klien memiliki penghasilan yang stabil.
Pengacara juga menjelaskan bahwa tempat tinggal klien memiliki akses ke rumah sakit, sekolah, fasilitas kebudayaan, dan fasilitas lainnya sehingga klien dapat mengasuh anak dalam lingkungan yang baik.
Hasil bantuan pengacara hukum keluarga: berhasil mengubah kekuasaan orang tua dan hak asuh anak
Berdasarkan bantuan pengacara hukum keluarga, pengadilan mengakui hal-hal berikut.
2. Suami terus menghalangi klien untuk bertemu dengan anak, sedangkan anak juga secara jelas menyatakan keinginannya untuk tinggal bersama klien
Dengan demikian, pengadilan memutuskan untuk mengalihkan kekuasaan orang tua dan hak asuh anak kepada klien, sehingga klien memperoleh kembali kedudukan hukum yang memungkinkannya melindungi dan mengasuh anak secara langsung.
2. Pengertian dan prosedur perubahan kekuasaan orang tua dan hak asuh anak
Kekuasaan orang tua adalah hak dan kewajiban orang tua terhadap anak yang belum dewasa dalam hal status pribadi dan harta benda.
Orang tua yang menjalankan kekuasaan orang tua terhadap anak yang belum dewasa memiliki hak dan tanggung jawab berikut.
▶Hak dan kewajiban pemegang kekuasaan orang tua
② Wewenang untuk menentukan tempat tinggal anak (Pasal 914 Undang-Undang Hukum Perdata Korea Selatan)
③ Wewenang untuk mengelola harta pribadi yang dimiliki anak atas namanya sendiri (Pasal 916 Undang-Undang Hukum Perdata Korea Selatan)
④ Wewenang mewakili anak dalam melakukan perbuatan hukum yang berkaitan dengan harta anak (Pasal 920 Undang-Undang Hukum Perdata Korea Selatan)
Hak asuh anak adalah hak untuk melindungi dan mendidik anak yang belum dewasa serta menentukan hal-hal yang diperlukan bagi pertumbuhannya.
▶Ruang lingkup hak asuh anak
② Hak untuk mengambil keputusan mengenai kehidupan sehari-hari dan lingkungan tempat tinggal anak
③ Hak dan tanggung jawab yang berkaitan dengan biaya pemeliharaan anak
④ Penentuan mengenai pelaksanaan dan cara pertemuan antara anak dan orang tua yang tidak mengasuhnya
Hak asuh anak merupakan hak yang lebih konkret dan praktis daripada kekuasaan orang tua serta mencakup hal-hal tersebut di atas.
Prosedur tuntutan perubahan kekuasaan orang tua dan hak asuh anak
Tahapan prosedur |
|---|
① Mengajukan permohonan pemeriksaan (pengadilan keluarga) |
② Registrasi perkara dan pemeriksaan pendahuluan, serta pemeriksaan oleh petugas pemeriksa perkara keluarga jika diperlukan |
③ Wawancara dengan anak dan para pihak (pendapat anak wajib didengar jika berusia 13 tahun atau lebih) |
④ Pemeriksaan dan penetapan perubahan (diputuskan berdasarkan kesejahteraan anak) |
⑤ Perubahan kekuasaan orang tua dan hak asuh anak wajib dilaporkan dalam waktu 1 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap |
3. Strategi yang diperlukan untuk mengubah kekuasaan orang tua dan hak asuh anak
Ketika memeriksa tuntutan perubahan kekuasaan orang tua dan hak asuh anak, pengadilan keluarga mengutamakan penilaian mengenai “apakah perubahan tersebut sesuai dengan kesejahteraan anak”.
Oleh karena itu, diperlukan dokumen dan penjelasan yang dapat membuktikan hal tersebut secara objektif.
Strategi penanganan | Uraian terperinci |
Membuktikan adanya pelanggaran terhadap kesejahteraan anak | Menyusun bukti objektif bahwa lingkungan pengasuhan saat ini berdampak negatif terhadap kesehatan, kondisi emosional, dan kehidupan anak secara keseluruhan |
Menjelaskan ketidaklayakan pihak yang selama ini mengasuh anak | Mengajukan bukti konkret mengenai kelalaian dalam menangani penyakit, penelantaran, tindakan menghalangi pertemuan dengan anak, dan fakta lain yang menunjukkan tidak dilaksanakannya kewajiban pengasuhan |
Memperoleh pernyataan kehendak anak | Jika anak telah mencapai usia tertentu, memperoleh pernyataan atau laporan pemeriksaan mengenai orang tua yang ingin tinggal bersamanya |
Menjelaskan lingkungan pengasuhan setelah perubahan | Menjelaskan secara jelas lingkungan tempat anak akan tinggal setelah perubahan, termasuk penghasilan yang stabil, kondisi tempat tinggal, serta akses ke layanan kesehatan dan pendidikan |
Alasan bantuan pengacara hukum keluarga diperlukan untuk mengubah kekuasaan orang tua dan hak asuh anak
Sejak tahap awal perkara, pengacara hukum keluarga menyusun fakta dan alat bukti secara sistematis agar pengadilan dapat menerima bahwa perubahan tersebut sesuai dengan kesejahteraan anak.
1. Menyusun alat bukti sesuai dengan kriteria penilaian kesejahteraan anak
Pengacara hukum keluarga menetapkan arah pembuktian dengan berfokus pada kondisi kesehatan anak, keadaan pengasuhan, dan situasi pelaksanaan hak untuk bertemu anak, yaitu faktor-faktor yang dianggap penting oleh pengadilan.
Pengacara menyeleksi dokumen yang diperlukan sesuai dengan karakteristik perkara dan menyusunnya agar dapat berkaitan langsung dengan penilaian pengadilan.
2. Menyusun pokok persoalan sesuai dengan struktur pertimbangan pengadilan
Melalui konsultasi awal, pengacara menyusun kronologi perkara dan menetapkan arah argumentasi dengan berfokus pada pokok persoalan yang berkaitan langsung dengan perubahan kekuasaan orang tua dan hak asuh anak.
3. Menjelaskan secara menyeluruh lingkungan pengasuhan setelah perubahan
Pengacara hukum keluarga juga mempertimbangkan lingkungan tempat anak akan tinggal setelah perubahan kekuasaan orang tua dan hak asuh anak.
Pengacara menjelaskan secara konkret bahwa pengasuhan yang stabil dapat dilakukan berdasarkan pertimbangan menyeluruh atas penghasilan, kondisi tempat tinggal, serta akses ke layanan kesehatan dan pendidikan.
Jika Anda sedang mempertimbangkan perubahan kekuasaan orang tua dan hak asuh anak, silakan memastikan arah penanganan yang tepat melalui 🔗Reservasi konsultasi hukum dengan pengacara hukum keluarga.
Firma Hukum Daeryun, firma hukum peringkat ke-9 di Korea Selatan (berdasarkan pelaporan pajak pertambahan nilai kepada Layanan Pajak Nasional pada tahun 2025), merupakan mitra hukum yang menyediakan layanan hukum satu tim yang dipimpin oleh pengacara profesional berpengalaman luas.

Konten ini didasarkan pada studi kasus nyata Firma Hukum Daeryun dengan beberapa penyesuaian, dan hak ciptanya milik firma kami.
Reproduksi, penggandaan, atau distribusi tanpa izin dan pelanggaran hak cipta lainnya dapat dikenai tindakan hukum berdasarkan peraturan yang berlaku.












