CONTENTS
- 1. Surat Permohonan Penyitaan Piutang dan Perintah Penagihan | Uraian perkara

- - Prosedur dan pokok-pokok utama
- - Prosedur penyitaan piutang dan perintah penagihan serta waktu yang diperlukan
- 2. Surat Permohonan Penyitaan Piutang dan Perintah Penagihan | Bantuan yang diberikan

- - Penelaahan dasar eksekusi berdasarkan akta notaris
- - Perancangan strategi penyitaan piutang atas simpanan pada lembaga keuangan
- - Perintah pemberian keterangan kepada debitur pihak ketiga dan pelaksanaan prosedur penagihan
- 3. Surat Permohonan Penyitaan Piutang dan Perintah Penagihan | Hasil perkara

- - Jika Anda memerlukan bantuan
1. Surat Permohonan Penyitaan Piutang dan Perintah Penagihan | Uraian perkara

Ini adalah perkara pemulihan piutang uang jaminan sewa yang sebelumnya tidak dikembalikan melalui pengajuan surat permohonan penyitaan piutang dan perintah penagihan.
Klien telah menyewa dan menghuni sebuah rumah beberapa tahun sebelumnya. Meskipun masa kontrak telah berakhir, pihak yang menyewakan tidak mengembalikan uang jaminan sehingga klien mengalami kesulitan ekonomi.
Permasalahan pengembalian uang jaminan sewa pada umumnya terkadang diselesaikan melalui asuransi jaminan dan sarana lainnya. Namun, struktur kontrak klien tidak memenuhi persyaratan untuk menjadi peserta asuransi jaminan sehingga sarana tersebut sulit digunakan. Properti tersebut juga dibebani hak tanggungan untuk menjamin jumlah maksimum menurut hukum Korea Selatan, sedangkan kondisi keuangan pihak yang menyewakan tidak baik, sehingga pengembalian uang jaminan tertunda.
Pihak yang menyewakan juga tidak mampu mengembalikan uang jaminan penyewa lain dan tidak memiliki penghasilan tetap dari pekerjaan sehingga kemampuan pembayarannya tidak memadai.
Untuk melindungi haknya, klien mengajukan perintah pendaftaran hak sewa dan menyelesaikan pendaftarannya. Namun, karena uang jaminan tetap tidak dikembalikan, klien mempertimbangkan tindakan hukum tambahan. Setelah itu, klien dan pihak yang menyewakan membuat perjanjian pembayaran utang terkait uang jaminan yang belum dikembalikan beserta bunganya, serta akta notaris.
Meskipun demikian, pihak yang menyewakan tetap tidak melaksanakan pembayaran yang telah dijanjikan.
Pada akhirnya, karena menilai bahwa pembayaran sukarela sulit diharapkan, klien meminta konsultasi kepada Firma Hukum Daeryun untuk memulihkan piutangnya.
Prosedur dan pokok-pokok utama
Penyitaan piutang dan perintah penagihan merupakan prosedur eksekusi perdata yang menyita piutang debitur terhadap pihak ketiga agar kreditor dapat menerima pembayaran secara langsung.
Setelah pengadilan mengeluarkan penetapan, kreditor dapat menagih secara langsung piutang yang harus dibayar oleh debitur pihak ketiga, seperti simpanan debitur pada lembaga keuangan, upah, dan pembayaran transaksi.
Prosedur ini khususnya sering digunakan dalam keadaan berikut.
-Apabila terdapat sengketa pengembalian uang jaminan sewa
-Apabila utang dari transaksi keuangan antarindividu tidak dibayar
-Apabila terdapat dasar eksekusi seperti putusan pengadilan atau akta notaris
-Apabila terdapat piutang debitur terhadap pihak ketiga, seperti simpanan atau pembayaran transaksi
Apabila asuransi jaminan sulit digunakan dalam permasalahan pengembalian uang jaminan sewa, prosedur penyitaan piutang dan perintah penagihan juga dapat dipertimbangkan sebagai cara untuk memulihkan piutang.
Prosedur penyitaan piutang dan perintah penagihan serta waktu yang diperlukan
Prosedur penyitaan piutang dan perintah penagihan
Tahap | Uraian |
1 | Memperoleh dasar eksekusi seperti putusan pengadilan atau akta notaris |
2 | Menyusun surat permohonan penyitaan piutang dan perintah penagihan serta mengajukannya kepada pengadilan |
3 | Penetapan penyitaan dan perintah penagihan oleh pengadilan |
4 | Penyampaian salinan penetapan kepada debitur pihak ketiga (lembaga keuangan dan sebagainya) |
5 | Kreditor menagih piutang tersebut secara langsung |
Waktu yang diperlukan untuk penyitaan piutang dan perintah penagihan
Prosedur | Waktu rata-rata |
Pengajuan permohonan | Segera |
Pemeriksaan pengadilan | Sekitar 1–2 minggu |
Penyampaian salinan penetapan | Sekitar 1–2 minggu |
Penagihan aktual | Dilaksanakan sesuai jadwal pembayaran debitur pihak ketiga |
2. Surat Permohonan Penyitaan Piutang dan Perintah Penagihan | Bantuan yang diberikan
Dalam perkara permohonan penyitaan piutang dan perintah penagihan, pengacara spesialis perdata menyiapkan langkah penanganan bertahap, mulai dari penelaahan dasar eksekusi dan penyusunan strategi penyitaan piutang atas simpanan pada lembaga keuangan hingga pelaksanaan prosedur penagihan.
Penelaahan dasar eksekusi berdasarkan akta notaris
Pengacara spesialis perdata terlebih dahulu menelaah akta notaris yang dibuat antara klien dan pihak yang menyewakan untuk memastikan apakah eksekusi paksa dapat dilakukan.
Akta notaris tersebut secara jelas mengatur jumlah utang, jatuh tempo, bunga, dan ganti rugi akibat keterlambatan. Akta itu juga memiliki kekuatan eksekutorial yang memungkinkan eksekusi paksa dilakukan apabila debitur terlambat membayar, sehingga dapat digunakan sebagai dasar eksekusi.
Perancangan strategi penyitaan piutang atas simpanan pada lembaga keuangan
Pengacara spesialis perdata menyusun strategi penyitaan rekening debitur pada lembaga keuangan.
Secara khusus, kemungkinan penyitaan berbagai jenis simpanan, termasuk tabungan biasa, deposito berjangka, dan tabungan berjangka, ditelaah. Apabila terdapat beberapa rekening dengan jenis yang sama, permohonan disusun agar rekening dengan saldo terbesar disita terlebih dahulu.
Selain itu, ruang lingkup penyitaan dirancang agar mencakup dana yang akan masuk pada masa mendatang sehingga meningkatkan kemungkinan pemulihan piutang secara nyata.
Perintah pemberian keterangan kepada debitur pihak ketiga dan pelaksanaan prosedur penagihan
Bersamaan dengan pengajuan surat permohonan penyitaan piutang dan perintah penagihan, pengacara spesialis perdata juga mengajukan permohonan agar lembaga keuangan sebagai debitur pihak ketiga diperintahkan memberikan keterangan.
Melalui langkah ini, lembaga keuangan diminta menyampaikan kepada pengadilan keterangan mengenai keberadaan simpanan milik debitur dan kemungkinan pembayarannya, sehingga prosedur penagihan selanjutnya dapat dipersiapkan agar berjalan lancar.
3. Surat Permohonan Penyitaan Piutang dan Perintah Penagihan | Hasil perkara
Melalui bantuan dalam penyusunan surat permohonan penyitaan piutang dan perintah penagihan, pengadilan menetapkan penyitaan dan perintah penagihan atas piutang simpanan milik debitur pada lembaga keuangan.
Dengan demikian, kreditor dapat menagih piutang tersebut secara langsung dan klien dapat melaksanakan prosedur pemulihan uang jaminan sewa yang telah lama tidak dikembalikan.
Jika Anda memerlukan bantuan
Surat permohonan penyitaan piutang dan perintah penagihan bukan sekadar permohonan, melainkan bagian dari prosedur eksekusi perdata yang mencakup penelaahan dasar eksekusi, penentuan piutang yang akan disita, penanganan terhadap lembaga keuangan, dan penagihan aktual.
Oleh karena itu, penting untuk memahami kondisi aset dan struktur transaksi keuangan debitur serta menentukan piutang yang dapat dipulihkan.
Pada tahap awal perkara, pengacara spesialis perdata menelaah keabsahan dasar eksekusi dan kemungkinan pemulihan piutang, lalu menyusun dan mengajukan surat permohonan penyitaan piutang dan perintah penagihan serta melaksanakan prosedur penyitaan piutang atas simpanan pada lembaga keuangan.
Setelah penetapan penyitaan dan perintah penagihan dikeluarkan, pengacara juga mengelola proses lanjutan, mulai dari penyiapan dokumen untuk diserahkan kepada lembaga keuangan hingga penerimaan uang hasil penagihan.
Firma Hukum Daeryun, firma hukum peringkat ke-9 di Korea Selatan (berdasarkan pelaporan pajak pertambahan nilai kepada Dinas Pajak Nasional Korea Selatan tahun 2025), menelaah perkara melalui sistem penanganan terpadu yang melibatkan kolaborasi pengacara di bidang eksekusi perdata, real estat, dan keuangan, serta menyusun strategi penanganan yang disesuaikan dengan setiap perkara.
Apabila Anda mengalami kesulitan memulihkan piutang akibat masalah pengembalian uang jaminan sewa atau wanprestasi, silakan memeriksa kemungkinan pemulihan melalui prosedur penyitaan dan penagihan dengan membuat 🔗Reservasi Konsultasi Hukum.

Konten ini didasarkan pada studi kasus nyata Firma Hukum Daeryun dengan beberapa penyesuaian, dan hak ciptanya milik firma kami.
Reproduksi, penggandaan, atau distribusi tanpa izin dan pelanggaran hak cipta lainnya dapat dikenai tindakan hukum berdasarkan peraturan yang berlaku.












