CONTENTS
- 1. Klien yang datang terkait pencabutan izin mengemudi akibat mengemudi dalam keadaan mabuk

- - Klien yang meminta pemulihan atas pencabutan izin mengemudi
- 2. Menelaah secara terperinci peraturan tentang pencabutan izin mengemudi akibat mengemudi dalam keadaan mabuk

- - Keputusan tata usaha negara terkait mengemudi dalam keadaan mabuk
- - Cara memperoleh pemulihan atas keputusan tata usaha negara terkait mengemudi dalam keadaan mabuk
- 3. Rincian pendampingan terkait pencabutan izin mengemudi akibat mengemudi dalam keadaan mabuk

- - Rincian pendampingan ① Mempertahankan mata pencaharian
- - Rincian pendampingan ② Ada atau tidaknya korban
- - Rincian pendampingan ③ Tekad untuk memperbaiki diri
- 4. Hasil pendampingan terkait pencabutan izin mengemudi akibat mengemudi dalam keadaan mabuk, keputusan penangguhan

- - Jika Anda memerlukan pemulihan atas pencabutan izin mengemudi
1. Klien yang datang terkait pencabutan izin mengemudi akibat mengemudi dalam keadaan mabuk

Klien yang datang kepada kami terkait pencabutan izin mengemudi akibat mengemudi dalam keadaan mabuk mengunjungi Firma Hukum Daeryun dan menjelaskan kronologi perkaranya setelah dikenai keputusan pencabutan izin mengemudi atas dugaan mengemudi dalam keadaan mabuk karena menganggap keputusan tersebut agak terlalu berat.
Klien yang meminta pemulihan atas pencabutan izin mengemudi
Setelah ditelusuri secara terperinci melalui konsultasi dengan pengacara spesialis perkara mengemudi dalam keadaan mabuk, kisah klien adalah sebagai berikut.
Setelah minum minuman beralkohol bersama teman-temannya, klien mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk untuk pulang ke rumah.
Tidak lama kemudian, klien bertemu dengan polisi yang sedang melakukan pemeriksaan mengemudi dalam keadaan mabuk. Sesuai arahan polisi, ia menghentikan kendaraannya dan menjalani pengukuran kadar alkohol.
Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kadar alkohol dalam darah klien melampaui batas yang ditetapkan sehingga ia dikenai keputusan pencabutan izin mengemudi.
Karena menganggap keputusan pencabutan izin mengemudi tersebut agak terlalu berat, klien bermaksud mengubahnya melalui pengajuan keberatan.
Untuk memperoleh solusi konkret dari pengacara spesialis dan berhasil mendapatkan 🔗pemulihan atas pencabutan izin mengemudi, klien meminta bantuan pengacara spesialis perkara mengemudi dalam keadaan mabuk.
2. Menelaah secara terperinci peraturan tentang pencabutan izin mengemudi akibat mengemudi dalam keadaan mabuk
Mari kita telaah secara terperinci keputusan tata usaha negara mengenai pencabutan izin mengemudi akibat mengemudi dalam keadaan mabuk serta cara memperoleh pemulihannya.
Keputusan tata usaha negara terkait mengemudi dalam keadaan mabuk
Keputusan tata usaha negara terkait mengemudi dalam keadaan mabuk diterapkan secara berbeda berdasarkan kadar alkohol dalam darah pengemudi. Rincian keputusan tersebut dapat dilihat dalam tabel berikut.
Kategori | Keputusan tata usaha negara |
Kadar alkohol dalam darah 0.03% hingga kurang dari 0.08% | Penangguhan izin mengemudi selama 100 hari |
Kadar alkohol dalam darah 0.08% atau lebih | Pencabutan izin mengemudi selama 1 tahun |
Menolak pengukuran kadar alkohol | Pencabutan izin mengemudi selama 2 tahun |
Tertangkap mengemudi dalam keadaan mabuk sebanyak 2 kali atau lebih | Pencabutan izin mengemudi selama 3 tahun |
Cara memperoleh pemulihan atas keputusan tata usaha negara terkait mengemudi dalam keadaan mabuk
Untuk mengajukan keberatan terhadap keputusan pencabutan izin mengemudi akibat mengemudi dalam keadaan mabuk, keberatan dapat diajukan kepada kepala badan kepolisian metropolitan atau provinsi dalam waktu 60 hari sejak tanggal diterimanya keputusan tersebut.
① Orang yang keberatan terhadap keputusan pencabutan atau penangguhan izin mengemudi maupun keputusan pencabutan izin belajar mengemudi dapat mengajukan keberatan kepada kepala badan kepolisian metropolitan atau provinsi dalam waktu 60 hari sejak tanggal diterimanya keputusan tersebut (Pasal 94 「Undang-Undang Lalu Lintas Jalan Korea Selatan」).
② Demi menjamin keadilan, keberatan diperiksa oleh Komite Peninjauan Keberatan atas Keputusan Tata Usaha Negara Terkait Izin Mengemudi (lihat Pasal 96 「Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Lalu Lintas Jalan Korea Selatan」).
Setelah meninjau surat keberatan yang diajukan, Kepala Badan Kepolisian Nasional Korea Selatan akan melakukan pemeriksaan ulang jika diperlukan, kemudian memberitahukan hasilnya.
3. Rincian pendampingan terkait pencabutan izin mengemudi akibat mengemudi dalam keadaan mabuk
Pengacara spesialis perkara mengemudi dalam keadaan mabuk menelaah perkara tersebut secara saksama agar berhasil memperoleh peringanan hukuman.
Dengan mengemukakan hal-hal berikut, pengacara memohon dengan sungguh-sungguh agar klien diberi keringanan.
Rincian pendampingan ① Mempertahankan mata pencaharian
Klien telah lama bekerja dalam bidang pengangkutan barang.
Jika keputusan dalam perkara ini membuatnya tidak dapat mengemudikan kendaraan, ia tidak lagi dapat menjalankan pekerjaannya sehingga tidak dapat mencari nafkah.
Dengan demikian, ditekankan bahwa klien mutlak memerlukan kendaraan sebagai sarana penting untuk mempertahankan mata pencahariannya.
Rincian pendampingan ② Ada atau tidaknya korban
Klien sama sekali tidak pernah menolak permintaan pengukuran kadar alkohol maupun menghalangi pelaksanaan tugas pejabat.
Selain itu, klien tidak pernah mengemudi dalam keadaan mabuk sebelumnya dan tidak ada korban yang timbul akibat perkara ini.
Oleh karena itu, ditekankan bahwa keputusan pencabutan izin mengemudi terhadap klien perlu diringankan.
Rincian pendampingan ③ Tekad untuk memperbaiki diri
Klien bertekad tidak akan pernah lagi mengemudi dalam keadaan mabuk.
Untuk mewujudkannya, ia berulang kali merenungkan kesalahannya dan telah menyelesaikan pendidikan mengenai mengemudi dalam keadaan mabuk.
Ditekankan bahwa klien memahami kesalahannya secara tepat dan berupaya memperbaiki diri atas kemauannya sendiri sehingga risiko mengulangi tindak pidana tergolong rendah.
4. Hasil pendampingan terkait pencabutan izin mengemudi akibat mengemudi dalam keadaan mabuk, keputusan penangguhan
Klien yang menangani perkara tersebut bersama pengacara spesialis perkara mengemudi dalam keadaan mabuk berhasil memperoleh peringanan atas keputusan pencabutan izin mengemudi menjadi ‘keputusan penangguhan’.
Klien kemudian menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Firma Hukum Daeryun atas bantuan besarnya.
Jika Anda memerlukan pemulihan atas pencabutan izin mengemudi
Perkara di atas merupakan kasus ketika klien yang dikenai keputusan pencabutan izin mengemudi akibat mengemudi dalam keadaan mabuk berhasil mengubah keputusan tersebut dengan pendampingan pengacara spesialis.
Firma Hukum Daeryun, firma hukum peringkat ke-9 di Korea Selatan (berdasarkan standar pelaporan pajak pertambahan nilai Badan Pajak Nasional pada 2025), menangani perkara secara sistematis melalui pengacara spesialis yang telah menangani banyak perkara mengemudi dalam keadaan mabuk dengan menelaah secara menyeluruh ketidakpatutan keputusan dan cacat prosedural.
Melalui kolaborasi terpadu dengan para ahli dari berbagai bidang, Firma Hukum Daeryun menyediakan layanan hukum terpadu yang disesuaikan dengan kebutuhan klien.
Jika Anda memerlukan pemulihan atas pencabutan izin mengemudi akibat mengemudi dalam keadaan mabuk, silakan percayakan perkara Anda kepada kami melalui 🔗reservasi konsultasi hukum.
Berita Terkait
Tonton konten video terkait
untuk studi kasus ini.
Saya mengemudi dalam keadaan mabuk… sekarang bagaimana? 😭|Pengacara spesialis mengemudi dalam keadaan mabuk

Konten ini didasarkan pada studi kasus nyata Firma Hukum Daeryun dengan beberapa penyesuaian, dan hak ciptanya milik firma kami.
Reproduksi, penggandaan, atau distribusi tanpa izin dan pelanggaran hak cipta lainnya dapat dikenai tindakan hukum berdasarkan peraturan yang berlaku.












