CONTENTS
- 1. Konsultasi hukum konstruksi dan real estat | Gambaran umum

- - Peraturan perundang-undangan terkait
- - Perlunya konsultasi
- - Prosedur konsultasi
- 2. Konsultasi hukum konstruksi dan real estat | Bidang konstruksi

- - Sengketa biaya pekerjaan konstruksi dan pemutusan kontrak
- - Perbaikan cacat dan pihak yang bertanggung jawab
- - Undang-Undang Dasar Industri Konstruksi dan Undang-Undang Perencanaan dan Pemanfaatan Wilayah Nasional Korea Selatan
- - Koperasi perumahan daerah, pembangunan kembali, dan rekonstruksi
- 3. Konsultasi hukum konstruksi dan real estat | Bidang real estat

- - Penitipan nama kepemilikan berdasarkan kontrak dan pelanggaran Undang-Undang Pendaftaran Real Estat atas Nama Sebenarnya Korea Selatan
- - Sengketa jual beli dan sewa real estat
- - Hak milik dan hak penguasaan
- - Persoalan hukum lainnya terkait real estat
- 4. Konsultasi hukum konstruksi dan real estat | Persiapan

- - Dokumen dan tujuan penggunaannya
- 5. Konsultasi hukum konstruksi dan real estat | Daftar periksa

- - Sistem bantuan pengacara spesialis konstruksi dan real estat
1. Konsultasi hukum konstruksi dan real estat | Gambaran umum

Konsultasi hukum konstruksi dan real estat meninjau permasalahan hukum yang dapat timbul dalam seluruh kegiatan konstruksi dan real estat berdasarkan peraturan perundang-undangan terkait, serta menyediakan layanan hukum yang disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari penyusunan kontrak hingga penanganan sengketa.
Dalam bidang konstruksi dan real estat yang melibatkan peraturan serta hubungan kepentingan yang kompleks, konsultasi hukum profesional sangat diperlukan bagi keberhasilan usaha dan pencegahan sengketa.
Peraturan perundang-undangan terkait
Peraturan perundang-undangan utama terkait konstruksi | Peraturan perundang-undangan utama terkait real estat |
Undang-Undang Dasar Industri Konstruksi Korea Selatan | Undang-Undang Pendaftaran Real Estat atas Nama Pemilik Sebenarnya Korea Selatan |
Undang-Undang Transaksi Subkontrak yang Adil Korea Selatan | Undang-Undang Perlindungan Sewa Bangunan Komersial Korea Selatan |
Undang-Undang Bangunan Korea Selatan | Undang-Undang Perlindungan Sewa Perumahan Korea Selatan |
Undang-Undang Perencanaan dan Pemanfaatan Wilayah Nasional Korea Selatan | Undang-Undang Agen Properti Bersertifikat Korea Selatan |
Undang-Undang Perumahan Korea Selatan | Undang-Undang Pendaftaran Real Estat Korea Selatan |
Peraturan tentang Pendirian dan Pengoperasian Koperasi Perumahan Daerah | Undang-Undang Perolehan Tanah dan Sejenisnya serta Pemberian Ganti Rugi untuk Proyek Kepentingan Umum Korea Selatan |
Undang-Undang Promosi Teknologi Konstruksi Korea Selatan | Undang-Undang Pelaporan Transaksi Real Estat dan Sejenisnya Korea Selatan |
Perlunya konsultasi
Karena transaksi konstruksi dan real estat melibatkan nilai yang tinggi, berbagai pemangku kepentingan, serta penerapan hukum yang kompleks, diperlukan peninjauan yang cermat ketika kontrak dibuat.
Selain itu, beragam persoalan hukum seperti sengketa sewa, perbaikan cacat, sengketa uang hak usaha, penitipan nama kepemilikan, pengambilalihan tanah, dan ganti rugi kerap terjadi.
Konsultasi sebelumnya dapat memperjelas persyaratan kontrak dan memeriksa faktor risiko pada setiap tahap pelaksanaan proyek sehingga gugatan serta biaya yang tidak perlu dapat dicegah.
Prosedur konsultasi
: Analisis dokumen terkait, seperti kontrak pekerjaan konstruksi, jual beli real estat, dan sewa
∙ Peninjauan peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan
: Identifikasi penerapan dan risiko berdasarkan Undang-Undang Dasar Industri Konstruksi Korea Selatan, Undang-Undang Perencanaan dan Pemanfaatan Wilayah Nasional Korea Selatan, Undang-Undang Pendaftaran Real Estat atas Nama Sebenarnya Korea Selatan, hukum kontrak, dan ketentuan lainnya
∙ Diagnosis pokok persoalan dan penyampaian langkah penanganan
: Pemeriksaan pokok sengketa utama, seperti persoalan biaya pekerjaan konstruksi, penitipan nama kepemilikan, perbaikan cacat, dan sengketa sewa
∙ Penyusunan kontrak dan perjanjian perdamaian serta dukungan negosiasi
: Dukungan penyusunan dokumen yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk pembagian risiko dan perlindungan hak
∙ Penanganan sengketa setelah kejadian
: Dukungan pelaksanaan prosedur hukum, seperti lelang, pendaftaran peralihan hak milik, gugatan pengosongan, dan gugatan perbaikan cacat
2. Konsultasi hukum konstruksi dan real estat | Bidang konstruksi

Bidang konstruksi dalam konsultasi hukum konstruksi dan real estat bertujuan mencegah risiko hukum yang dapat timbul selama seluruh proses proyek konstruksi atau, apabila terjadi sengketa, menanganinya dengan cepat ke arah yang menguntungkan.
Secara khusus, Undang-Undang Dasar Industri Konstruksi Korea Selatan dan Undang-Undang Perencanaan dan Pemanfaatan Wilayah Nasional Korea Selatan berkaitan langsung dengan kualifikasi pelaku usaha konstruksi, prosedur pekerjaan konstruksi, serta perizinan. Karena pelanggarannya dapat berujung pada keputusan tata usaha negara atau penghukuman pidana, konsultasi hukum sebelumnya mutlak diperlukan.
Sengketa biaya pekerjaan konstruksi dan pemutusan kontrak
Dalam proses pekerjaan konstruksi, tidak dibayarnya biaya pekerjaan, pengurangan pembayaran secara tidak patut, dan perselisihan mengenai alasan pemutusan kontrak sering menjadi faktor penyebab sengketa.
Keuntungan atau kerugian senilai ratusan juta won Korea Selatan dapat ditentukan oleh keabsahan hukum kontrak pemborongan pekerjaan konstruksi, persyaratan pemutusan kontrak, dan ketersediaan dokumen pembuktian.
Pokok konsultasi
∙ Meninjau alasan pemutusan kontrak dan keabsahan prosedur pemutusan
∙ Menganalisis keterlibatan kontrak subkontrak dan risiko tanggung jawab tanggung renteng
∙ Menyusun strategi penanganan persoalan seperti asuransi jaminan pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan ganti rugi atas keterlambatan pelaksanaan kontrak
Perbaikan cacat dan pihak yang bertanggung jawab
Perselisihan mengenai tanggung jawab antara pemberi kerja dan kontraktor atas cacat yang timbul setelah pekerjaan selesai sering berlanjut, dan sengketa mengenai daluwarsa atau cakupan perbaikan juga kerap terjadi.
Pokok konsultasi
∙ Mendukung pengamanan alat bukti seperti dokumen perwakilan penghuni dan dokumen penilaian
∙ Menangani gugatan perbaikan cacat dan gugatan ganti rugi
Undang-Undang Dasar Industri Konstruksi dan Undang-Undang Perencanaan dan Pemanfaatan Wilayah Nasional Korea Selatan
Pelanggaran persyaratan pendaftaran kontraktor, pelanggaran pembatasan subkontrak, dan pekerjaan konstruksi tanpa kualifikasi dapat menimbulkan pertanggungjawaban pidana, sedangkan persoalan perizinan juga berkaitan langsung dengan penilaian kelayakan usaha.
Pokok konsultasi
∙ Menilai ada tidaknya pekerjaan tanpa kualifikasi, peminjaman nama, atau penggunaan nama pihak lain
∙ Menyusun strategi perizinan terkait perubahan perencanaan kota dan penetapan zona peruntukan
∙ Meninjau kemungkinan pelanggaran Undang-Undang Perencanaan dan Pemanfaatan Wilayah Nasional Korea Selatan serta ketentuan pidananya
Koperasi perumahan daerah, pembangunan kembali, dan rekonstruksi
Berbagai sengketa timbul dalam pendirian dan pengoperasian koperasi, penjualan unit, pengunduran diri anggota koperasi, serta pembayaran iuran.
Secara khusus, pengembalian iuran kepada anggota yang mengundurkan diri dan tanggung jawab pengurus koperasi memerlukan peninjauan hukum.
Pokok konsultasi
∙ Menangani sengketa pembayaran dan pengembalian iuran
∙ Memberikan konsultasi mengenai pengambilalihan tanah, pembagian barang milik bersama, dan penilaian terkait pembangunan kembali serta rekonstruksi
∙ Mengupayakan pemulihan hak seperti penetapan sementara untuk menghentikan pelaksanaan tugas ketua koperasi
3. Konsultasi hukum konstruksi dan real estat | Bidang real estat

Bidang real estat dalam konsultasi hukum konstruksi dan real estat menangani permasalahan hukum yang dapat timbul selama seluruh proses perolehan, kepemilikan, pengalihan, penguasaan, dan pengembangan real estat, dengan berfokus pada perlindungan nilai aset, pencegahan sengketa, serta pemulihan hak secara cepat.
Secara khusus, persoalan seperti penitipan nama kepemilikan berdasarkan kontrak, pelanggaran undang-undang pendaftaran atas nama sebenarnya, sengketa uang hak usaha, dan sengketa sewa dapat menimbulkan pertanggungjawaban perdata maupun pidana sehingga peninjauan hukum sejak tahap awal sangat diperlukan.
Penitipan nama kepemilikan berdasarkan kontrak dan pelanggaran Undang-Undang Pendaftaran Real Estat atas Nama Sebenarnya Korea Selatan
Transaksi real estat melalui penitipan nama kepemilikan menjadi tidak sah karena melanggar Undang-Undang Pendaftaran Real Estat atas Nama Sebenarnya Korea Selatan serta dapat dikenai penghukuman pidana dan sanksi administratif berupa pembayaran sejumlah uang.
Ancaman pidana
Pasal 7 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Pendaftaran Real Estat atas Nama Sebenarnya Korea Selatan | Ancaman pidana |
Pihak yang menitipkan nama kepemilikan | Pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak 200 juta won Korea Selatan |
Pihak yang menerima penitipan nama kepemilikan | Pidana penjara paling lama 3 tahun atau denda paling banyak 100 juta won Korea Selatan |
Pokok konsultasi
∙ Meninjau apakah suatu keadaan termasuk pengecualian yang sah berdasarkan undang-undang pendaftaran atas nama sebenarnya
∙ Menangani prosedur pengalihan ke nama sebenarnya dan pengenaan sanksi administratif berupa pembayaran sejumlah uang
∙ Memberikan konsultasi mengenai penghentian penitipan nama kepemilikan dan prosedur pemulihan hak milik
Sengketa jual beli dan sewa real estat
Sengketa mengenai tidak dibayarnya harga jual beli, pembatalan kontrak, pengembalian uang jaminan sewa, dan penolakan perpanjangan kontrak sering terjadi dalam praktik, sementara persoalan uang hak usaha juga menjadi pokok sengketa utama.
Pokok konsultasi
∙ Meninjau dan menafsirkan persyaratan kontrak sewa bangunan komersial dan perumahan
∙ Memberikan konsultasi mengenai gugatan ganti rugi terkait kontrak uang hak usaha
∙ Memeriksa penerapan Undang-Undang Perlindungan Sewa Bangunan Komersial Korea Selatan dan hak pelunasan dengan prioritas
Hak milik dan hak penguasaan
Banyak sengketa berkaitan dengan pemulihan hak substantif, seperti peralihan pendaftaran real estat, tuntutan pengosongan, terpenuhi atau tidaknya daluwarsa perolehan hak melalui penguasaan, serta penghapusan hak hipotek dan hak tanggungan untuk menjamin jumlah maksimum menurut hukum Korea Selatan.
Pokok konsultasi
∙ Mendukung gugatan pengosongan real estat dan prosedur eksekusi
∙ Menganalisis persyaratan daluwarsa perolehan hak atas tanah melalui penguasaan dan fakta terkait
∙ Menjalankan tuntutan penghapusan hak hipotek dan hak tanggungan untuk menjamin jumlah maksimum serta prosedur pencoretan pendaftarannya
Lihat Juga

Mengulas terpenuhinya dan daya berlaku hak tanggungan/hak tanggungan untuk menjamin jumlah maksimum (menurut hukum Korea Selatan)


Bagaimana syarat terpenuhinya dan akibat daluwarsa perolehan hak karena penguasaan tanah (acquisitive prescription)?


Gugatan pengosongan real estat dan permohonan penetapan sementara larangan pengalihan penguasaan


Cara mengajukan pendaftaran peralihan hak milik dan dokumen yang diperlukan

Persoalan hukum lainnya terkait real estat
Persoalan seperti pembagian barang milik bersama, sengketa hak menggunakan tanah untuk makam tanpa izin menurut hukum Korea Selatan, serta hak melintas melalui tanah sekitar karena penggunaan tanah yang bersebelahan juga terkadang berujung pada gugatan.
Pokok konsultasi
∙ Menangani terbentuknya hak menggunakan tanah untuk makam dan tuntutan pemindahan makam
∙ Menilai pengakuan hak melintas melalui tanah sekitar dan menghitung biaya penggunaannya
∙ Memberikan konsultasi mengenai cacat prosedur lelang dan pengajuan keberatan
Lihat Juga

Mengulas jenis, objek, dan prosedur lelang real estat (penjualan melalui pengadilan)


Bagaimana terpenuhinya dan jangka waktu hak atas lahan makam (bunmyo-gijigwon)?


Bagaimana syarat pengakuan dan cakupan hak lintas atas tanah sekeliling (jusiwitoji-tonghaenggwon)?


Bagaimana menghadapi hukuman atas pelanggaran Undang-Undang Agen Properti Bersertifikat Korea Selatan?


Prosedur dan cara pembagian dalam gugatan pembagian barang milik bersama

4. Konsultasi hukum konstruksi dan real estat | Persiapan

Persiapan yang memadai diperlukan agar konsultasi hukum konstruksi dan real estat dapat memberikan bantuan yang nyata.
Dokumen dan tujuan penggunaannya
Sebaiknya persiapkan secara memadai dokumen-dokumen berikut.
Kategori | Dokumen penting | Tujuan penggunaan |
Dokumen kontrak | Kontrak pekerjaan konstruksi, kontrak jual beli dan sewa real estat, serta dokumen lainnya | Meninjau isi dan persyaratan kontrak |
Dokumen terkait pendaftaran | Salinan daftar pendaftaran peralihan hak milik dan dokumen terkait penitipan nama kepemilikan | Memastikan status hak milik dan memeriksa pendaftaran atas nama sebenarnya |
Dokumen terkait pekerjaan konstruksi | Riwayat pembayaran biaya pekerjaan konstruksi dan riwayat perbaikan cacat | Menganalisis persoalan pembayaran dan cacat |
Dokumen terkait sengketa | Dokumen gugatan serta dokumen terkait mediasi dan arbitrase | Mengidentifikasi keadaan sengketa dan menyusun strategi penanganan |
5. Konsultasi hukum konstruksi dan real estat | Daftar periksa

Konsultasi hukum konstruksi dan real estat secara khusus dianjurkan dalam keadaan berikut.
▷ Ketika terdapat dugaan penitipan nama kepemilikan real estat atau persoalan terkait undang-undang pendaftaran atas nama sebenarnya
▷ Ketika diperlukan langkah hukum untuk sengketa kontrak sewa atau persoalan uang hak usaha
▷ Ketika diperlukan peninjauan hukum terkait pengambilalihan tanah, ganti rugi, atau koperasi perumahan daerah
▷ Ketika timbul persoalan dalam memperoleh hak, seperti peralihan hak milik real estat atau gugatan pengosongan
Sistem bantuan pengacara spesialis konstruksi dan real estat
Firma hukum kami memiliki banyak pengacara spesialis dengan pengalaman rata-rata 10 tahun atau lebih, termasuk pengacara spesialis konstruksi dan real estat yang terdaftar pada Perhimpunan Advokat Korea.
Dengan demikian, kami dapat memberikan dukungan hukum yang praktis dan sistematis bahkan untuk perkara rumit terkait sengketa biaya pekerjaan konstruksi, penitipan nama kepemilikan, sengketa sewa, pengambilalihan tanah dan ganti rugi, serta pembangunan kembali dan rekonstruksi.
Jika Anda menginginkan dukungan yang cepat dan profesional dalam seluruh proses, mulai dari penyusunan kontrak pada tahap awal usaha hingga penyelesaian sengketa, litigasi, dan penanganan prosedur administratif, silakan meminta bantuan pengacara spesialis konstruksi dan real estat kapan saja.
Lihat Juga
Tonton konten video terkait
untuk studi kasus ini.
Cara menghadapi gugatan lelang (penjualan melalui pengadilan)/hak tanggungan untuk menjamin jumlah maksimum












