Latar belakang judul halaman (versi PC)Latar belakang judul halaman (versi seluler)

Kisah Sukses

Permohonan pemulihan atas pemutusan hubungan kerja yang tidak sah

Pengacara Sengketa Tata Usaha Negara di Gwangju | Berhasil Memperoleh Penolakan atas Permohonan Pemulihan PHK Tidak Sah dari Para Pekerja

Pengacara sengketa tata usaha negara di Gwangju membantu klien perusahaan di Gwangju.

Pengacara tersebut menangani sengketa tata usaha negara terkait permohonan pemulihan atas pemutusan hubungan kerja yang tidak sah yang diajukan para pekerja dan berhasil memperoleh putusan yang menolak permohonan tersebut.

CONTENTS
  • 1. Klien yang Mendatangi Pengacara Sengketa Tata Usaha Negara di Gwangju
    • - Penjelasan Pengacara Gwangju tentang Permohonan Pemulihan atas PHK Tidak Sah
    • - Bagaimana Pengusaha Harus Menanggapi Permohonan Pemulihan atas PHK Tidak Sah?
  • 2. Bantuan Pengacara Sengketa Tata Usaha Negara di Gwangju untuk Memperoleh Penolakan atas Permohonan Pemulihan PHK Tidak Sah
    • - Tanggapan dalam Sengketa Tata Usaha Negara Terkait PHK Tidak Sah 1. Kronologi Berakhirnya Hubungan Kerja
    • - Tanggapan dalam Sengketa Tata Usaha Negara Terkait PHK Tidak Sah 2. Memperoleh Pernyataan dari Pekerja Lain
    • - Tanggapan dalam Sengketa Tata Usaha Negara Terkait PHK Tidak Sah 3. Prosedur PHK yang Patut
  • 3. Hasil Bantuan Pengacara Sengketa Tata Usaha Negara di Gwangju: Berhasil Memperoleh Penolakan atas Permohonan Pemulihan

1. Klien yang Mendatangi Pengacara Sengketa Tata Usaha Negara di Gwangju

Klien yang meminta pengacara sengketa tata usaha negara di Gwangju untuk memperoleh penolakan atas permohonan pemulihan PHK tidak sah

Klien yang mendatangi pengacara sengketa tata usaha negara di Gwangju adalah pemilik perusahaan pengolahan kaca di Kota Gwangju.

Klien menjelaskan bahwa dua pekerja yang baru-baru ini diberhentikannya (selanjutnya disebut para pemohon) telah mengajukan permohonan pemulihan atas pemutusan hubungan kerja yang tidak sah.

Klien berpendapat bahwa PHK tersebut memiliki alasan yang patut dan menginginkan agar permohonan pemulihan para pemohon ditolak.

Sejak tahap konsultasi, Firma Hukum Daeryun melibatkan pengacara yang berspesialisasi dalam sengketa tata usaha negara bersama konsultan ketenagakerjaan serta memberikan panduan mengenai arah penanganan perkara.

Klien merasa sangat puas karena tidak perlu mencari konsultan ketenagakerjaan secara terpisah dan dapat memperoleh penyelesaian terpadu hanya dengan satu kali penunjukan di Daeryun, sehingga memercayakan perkara tersebut kepada Daeryun.

Penjelasan Pengacara Gwangju tentang Permohonan Pemulihan atas PHK Tidak Sah

Pengacara Gwangju akan menjelaskan pengertian PHK tidak sah, pihak yang dapat mengajukan permohonan pemulihan, dan prosedurnya.

🔗PHK tidak sah berarti pemutusan hubungan kerja tanpa alasan yang patut.

Jika diberhentikan tanpa alasan yang patut, pekerja dapat mengajukan permohonan pemulihan atas PHK tidak sah kepada Komisi Hubungan Perburuhan Korea Selatan.

Permohonan terkait PHK tidak sah dapat diajukan kepada Komisi Hubungan Perburuhan Korea Selatan dalam keadaan berikut.

-PHK dilakukan tanpa alasan yang patut
-Persyaratan pembatasan PHK karena alasan manajerial tidak dipenuhi
-PHK dilakukan dengan melanggar alasan tertentu yang melarang PHK sebagaimana ditetapkan dalam Undang-Undang Standar Ketenagakerjaan Korea Selatan, Undang-Undang Kesetaraan Kesempatan Kerja bagi Laki-Laki dan Perempuan serta Dukungan Keseimbangan Kerja dan Keluarga Korea Selatan, Undang-Undang Serikat Pekerja dan Penyesuaian Hubungan Industrial Korea Selatan, dan peraturan lainnya
-PHK dilakukan dengan menjatuhkan tindakan disipliner yang terlalu berat meskipun perbuatannya bukan alasan yang cukup untuk melakukan PHK
-PHK dilakukan dengan melanggar prosedur PHK yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan, perjanjian kerja bersama, atau peraturan kerja
-PHK dilakukan dalam periode ketika PHK tidak diperbolehkan


Prosedur pemulihan atas PHK tidak sah melalui permohonan kepada Komisi Hubungan Perburuhan Korea Selatan dan pengajuan sengketa tata usaha negara adalah sebagai berikut.

Permohonan pemulihan → penyelidikan → pemeriksaan → putusan → (pemeriksaan ulang) → (sengketa tata usaha negara) → berkekuatan tetap → selesai

Bagaimana Pengusaha Harus Menanggapi Permohonan Pemulihan atas PHK Tidak Sah?

Jika Anda adalah pengusaha yang telah melakukan PHK dengan alasan yang patut, tetapi menghadapi permohonan pemulihan atas PHK tidak sah dari pekerja, situasi tersebut tentu sangat menyulitkan.

Berikut adalah cara pengusaha menanggapi permohonan pemulihan atas PHK tidak sah.

1. Memastikan keabsahan prosedural

Komisi Hubungan Perburuhan Korea Selatan menilai prosedur PHK secara lebih ketat daripada alasan PHK.

Perlu disiapkan bukti bahwa PHK telah dilakukan sesuai prosedur, seperti peringatan tertulis sebelum PHK, laporan kronologi, dan catatan wawancara.


2. Alasan PHK yang jelas dan spesifik

Keabsahan PHK harus dibuktikan dengan mencantumkan alasan yang spesifik, bukan ungkapan yang abstrak.


3. Penataan kontrak kerja dan peraturan kerja

Pencantuman alasan PHK dan prosedur disipliner dalam peraturan kerja internal perusahaan dapat membantu membuktikan keabsahan PHK.


4. Bantuan pengacara profesional

Sebaiknya mintalah nasihat dari pengacara yang berspesialisasi dalam sengketa tata usaha negara sebelum menghadiri pemeriksaan Komisi Hubungan Perburuhan Korea Selatan.

Hal ini karena kesalahan kecil, seperti tidak lengkapnya dokumen yang diserahkan, dapat menyebabkan PHK dinyatakan tidak sah meskipun dilakukan dengan alasan yang patut.

2. Bantuan Pengacara Sengketa Tata Usaha Negara di Gwangju untuk Memperoleh Penolakan atas Permohonan Pemulihan PHK Tidak Sah

Bantuan pengacara sengketa tata usaha negara di Gwangju untuk memperoleh penolakan atas permohonan terkait PHK tidak sah

Pengacara sengketa tata usaha negara di Gwangju mulai menyusun strategi agar permohonan pemulihan atas PHK tidak sah yang diajukan para pemohon ditolak.

Apakah PHK tersebut dilakukan dengan alasan yang patut merupakan persoalan utama yang paling penting.

Tanggapan dalam Sengketa Tata Usaha Negara Terkait PHK Tidak Sah 1. Kronologi Berakhirnya Hubungan Kerja

Klien dan para pemohon terikat oleh kontrak jasa pekerja lepas untuk proyek terkait perkara tersebut.

Klien sepakat membayar upah harian sebesar 300.000 won Korea Selatan setelah dipotong pajak sebesar 3.3%.

Sejak bulan kedua, para pemohon terus-menerus mulai menuntut kenaikan upah harian.

Selain itu, mereka berupaya mengadu domba klien dengan pihak lain, memicu perselisihan dalam tim, dan menyebarkan informasi palsu kepada pekerja lain.

Akibatnya, klien mengalami konflik serius dengan pekerja lain dan kegiatan operasional perusahaan terkena dampak yang besar.

Pengacara Gwangju menyatakan bahwa klien memberi tahu para pemohon mengenai PHK karena tindakan sewenang-wenang tersebut dan menegaskan bahwa PHK itu dilakukan dengan alasan yang patut.

Tanggapan dalam Sengketa Tata Usaha Negara Terkait PHK Tidak Sah 2. Memperoleh Pernyataan dari Pekerja Lain

Untuk membuktikan tindakan sewenang-wenang para pemohon, pengacara Gwangju mengajukan surat pernyataan fakta dari pekerja lain sebagai alat bukti.

Rekan kerja tersebut memberikan surat pernyataan yang memuat keterangan, “Para pemohon sering mengatakan bahwa bos (klien) akan memberhentikan para pekerja dan menjual perusahaan setelah proyek tersebut selesai, sehingga mereka harus menaikkan upah harian dan menghasilkan uang sebelum hal itu terjadi.”

Tanggapan dalam Sengketa Tata Usaha Negara Terkait PHK Tidak Sah 3. Prosedur PHK yang Patut

Pengacara Gwangju menyatakan bahwa klien telah memberitahukan PHK melalui prosedur yang patut.

Klien memang telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan para pemohon dan berupaya sebaik mungkin sebelum menyampaikan pemberitahuan PHK.

Namun, klien dan para pemohon pada akhirnya tidak berhasil mencapai kesepakatan sehingga klien tidak memiliki pilihan selain menyampaikan pemberitahuan PHK.

Pengacara Gwangju mengajukan catatan dari beberapa pertemuan antara klien dan para pemohon sebagai alat bukti serta menegaskan bahwa prosedur PHK tersebut telah dilaksanakan secara patut.

3. Hasil Bantuan Pengacara Sengketa Tata Usaha Negara di Gwangju: Berhasil Memperoleh Penolakan atas Permohonan Pemulihan

Berkat bantuan pengacara sengketa tata usaha negara di Gwangju, Komisi Hubungan Perburuhan Korea Selatan memutuskan untuk menolak permohonan pemulihan yang diajukan para pemohon.

Permohonan pemulihan atas PHK tidak sah merupakan bidang yang tidak sekadar menyangkut persoalan ketenagakerjaan, tetapi juga memerlukan pengetahuan hukum dan pengalaman menangani perkara nyata.

Selain itu, karena prosesnya dapat berlanjut dari penanganan di Komisi Hubungan Perburuhan Korea Selatan hingga sengketa tata usaha negara, sebaiknya mintalah bantuan pengacara profesional sejak tahap awal perkara.

Firma Hukum Daeryun menyediakan layanan terpadu melalui pengacara sengketa tata usaha negara dan konsultan ketenagakerjaan, mulai dari tanggapan awal atas perkara hingga konsultasi praktis.

Jika Anda sedang mencari rekomendasi pengacara sengketa tata usaha negara di wilayah Kota Gwangju karena menghadapi situasi serupa, silakan mengunjungi kantor cabang 🔗Pengacara Gwangju dari Firma Hukum Daeryun.

광주행정소송변호사 | 근로자들의 부당해고 구제신청, 기각 이끌어

Konten ini didasarkan pada studi kasus nyata Firma Hukum Daeryun dengan beberapa penyesuaian, dan hak ciptanya milik firma kami.
Reproduksi, penggandaan, atau distribusi tanpa izin dan pelanggaran hak cipta lainnya dapat dikenai tindakan hukum berdasarkan peraturan yang berlaku.

Informasi Terkait
Background

Daeryun's Key Strengths

Daeryun's exclusive AI · IT
litigation strategies
Over 240
key members
1,200+ cases
handled monthly

* January 2026 Bar Association Transit Permit Issuance Criteria

*Mematuhi Pasal 4 Peraturan Periklanan Asosiasi Pengacara Korea Paragraph 1

Pengacara
Reservasi konsultasi hukum

Semua konsultasi dilakukan oleh pengacara spesialis setelah meninjau perkara. Konsultasi dilaksanakan dengan sistem reservasi untuk memastikan proses yang profesional.Kami menganjurkan Anda membuat reservasi konsultasi lebih awal, dan meminta kepatuhan terhadap waktu yang dijadwalkan. Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk memberikan konsultasi yang memuaskan.

Telepon
konsultasi 1800-7905

Tersedia 24/7, 365 hari
untuk permintaan konsultasi

Reservasi telepon

KakaoTalk
konsultasi

Kanal KakaoTalk

Pengacara Firma Hukum Daeryun

Reservasi KakaoTalk

Daring
konsultasi

Kami menyediakan layanan hukum
yang disesuaikan.

Reservasi daring
Menu Cepat

KakaoTalk