CONTENTS
- 1. Klien yang mencari pengacara perkara penganiayaan terhadap anak

- - Klien yang diregistrasi sebagai tersangka pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak Korea Selatan
- 2. Penjelasan pengacara perkara penganiayaan terhadap anak mengenai pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak Korea Selatan

- - Ancaman hukuman atas pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak Korea Selatan
- 3. Strategi penyelesaian perkara oleh pengacara perkara penganiayaan terhadap anak

- - Argumentasi pengacara perkara penganiayaan terhadap anak ① Percepatan kendaraan di jalan menurun
- - Argumentasi pengacara perkara penganiayaan terhadap anak ② Penyesalan dan tekad
- 4. Hasil pendampingan pengacara perkara penganiayaan terhadap anak, “Tanpa penjatuhan tindakan”

- - Jika terlibat dalam dugaan pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak Korea Selatan
1. Klien yang mencari pengacara perkara penganiayaan terhadap anak

Ini adalah kasus ketika klien yang mencari pengacara perkara penganiayaan terhadap anak terancam dihukum atas dugaan penganiayaan terhadap anak, tetapi berhasil memperoleh putusan tanpa penjatuhan tindakan dengan bantuan pengacara spesialis yang telah menangani banyak perkara pidana.
Klien yang diregistrasi sebagai tersangka pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak Korea Selatan
Kronologi klien yang datang dan meminta bantuan pengacara perkara penganiayaan terhadap anak adalah sebagai berikut.
Ketika klien sedang melakukan perjalanan bersama istri dan kedua anaknya, ia mulai bertengkar dengan istrinya karena perbedaan pendapat.
Saat itu, klien mengemudi dalam keadaan marah kepada istrinya. Sang istri kemudian menyatakan bahwa klien sengaja mempercepat kendaraan secara tiba-tiba dan mengemudi dengan kasar sehingga melakukan penganiayaan terhadap anak.
Beberapa hari kemudian, sang istri melaporkannya kepada polisi dengan alasan bahwa “klien melontarkan kata-kata kasar di depan anak-anak”, sehingga penyelidikan dimulai.
🔗Pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak Korea Selatan Klien mencari pengacara perkara penganiayaan terhadap anak agar dapat berhasil membela diri dari penghukuman dengan bantuan pengacara spesialis yang telah menangani banyak perkara tersebut.
2. Penjelasan pengacara perkara penganiayaan terhadap anak mengenai pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak Korea Selatan
Klien yang terlibat dalam dugaan pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak Korea Selatan ingin berhasil membela diri dari penghukuman dengan bantuan pengacara perkara penganiayaan terhadap anak. Berikut ini penjelasan terperinci mengenai pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak Korea Selatan.
Ancaman hukuman atas pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak Korea Selatan
Undang-Undang Kesejahteraan Anak Korea Selatan bertujuan menjamin kesejahteraan anak agar mereka dapat lahir dengan sehat serta tumbuh dengan bahagia dan aman. Undang-undang ini berlaku bagi anak yang berusia di bawah 18 tahun.
Berdasarkan undang-undang ini, setiap orang dilarang melakukan perbuatan berikut.
Setiap orang dilarang melakukan salah satu perbuatan yang termasuk dalam butir-butir berikut.
3. Perbuatan penganiayaan yang menyebabkan kerusakan pada tubuh anak
4. Perbuatan penganiayaan, seperti pelecehan seksual atau kekerasan seksual, yang menimbulkan rasa malu secara seksual pada anak
5. Perbuatan penganiayaan emosional yang membahayakan kesehatan mental dan perkembangan anak
Jika dugaan penganiayaan emosional terhadap anak terbukti, pelaku dapat dihukum berdasarkan ketentuan berikut.
Ancaman hukuman atas tindak pidana penganiayaan terhadap anak
Penganiayaan emosional terhadap anak (Pasal 71 Undang-Undang Kesejahteraan Anak Korea Selatan) | Pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda (pidana) paling banyak 50 juta won Korea Selatan |
3. Strategi penyelesaian perkara oleh pengacara perkara penganiayaan terhadap anak

Pengacara perkara penganiayaan terhadap anak menyusun strategi yang cermat dengan menelaah secara terperinci peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan yang relevan.
Untuk berhasil membela klien dari penghukuman, pengacara menyampaikan argumentasi berikut.
Argumentasi pengacara perkara penganiayaan terhadap anak ① Percepatan kendaraan di jalan menurun
Klien tidak mempercepat kendaraan secara tiba-tiba dengan tujuan mengancam istri dan anak-anaknya.
Jalan tersebut merupakan jalan menurun, dan dalam keadaan seperti itu, kendaraan pada umumnya akan bertambah cepat meskipun pedal gas hanya sedikit diinjak.
Pengacara menegaskan bahwa perbuatan tersebut sulit dianggap sebagai perbuatan yang tidak dapat diterima menurut pandangan umum masyarakat sehingga tidak dapat disimpulkan sebagai perbuatan penganiayaan terhadap anak.
Argumentasi pengacara perkara penganiayaan terhadap anak ② Penyesalan dan tekad
Terlepas dari apakah perbuatannya merupakan penganiayaan terhadap anak, klien sangat menyesali seluruh kejadian tersebut.
Klien berharap dapat kembali kepada keluarganya dan menjalani kehidupan sebagai kepala keluarga yang baik serta berencana membatasi konsumsi minuman beralkohol.
Pengacara menegaskan bahwa klien telah melakukan upaya terbaik yang dapat dilakukannya untuk memulihkan keluarganya.
4. Hasil pendampingan pengacara perkara penganiayaan terhadap anak, “Tanpa penjatuhan tindakan”
Pengadilan menerima argumentasi pengacara perkara penganiayaan terhadap anak dan menjatuhkan putusan bahwa “tidak dijatuhkan tindakan perlindungan terhadap pelaku.”
Setelah perkaranya ditutup dengan putusan tanpa penjatuhan tindakan, klien menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pengacara perkara penganiayaan terhadap anak.
Setelah memeriksa perkara perlindungan keluarga, pengadilan harus memutuskan untuk tidak menjatuhkan tindakan dalam keadaan berikut.
① Jika tindakan perlindungan tidak dapat atau tidak perlu dijatuhkan
② Jika, dengan mempertimbangkan sifat, motif, akibat, dan keadaan lain dalam perkara tersebut, penanganannya sebagai perkara perlindungan keluarga dianggap tidak tepat
Jika terlibat dalam dugaan pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak Korea Selatan
Perkara di atas merupakan kasus ketika klien yang terlibat dalam dugaan pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak Korea Selatan dapat segera menutup perkaranya melalui putusan tanpa penjatuhan tindakan.
Karena penganiayaan terhadap anak melanggar hak asasi dasar anak dan menimbulkan kerugian sosial yang besar, pengadilan menjatuhkan hukuman berat terhadap perbuatan tersebut.
Agar berhasil membela diri dari penghukuman, sebaiknya setiap perkara ditangani secara khusus dengan bantuan 🔗pengacara pidana yang telah menangani banyak perkara penganiayaan terhadap anak.
Jika Anda terlibat dalam tindak pidana penganiayaan terhadap anak dan belum menemukan solusinya, silakan percayakan perkara Anda kepada kami melalui 🔗reservasi konsultasi hukum.
Lihat Juga

Konten ini didasarkan pada studi kasus nyata Firma Hukum Daeryun dengan beberapa penyesuaian, dan hak ciptanya milik firma kami.
Reproduksi, penggandaan, atau distribusi tanpa izin dan pelanggaran hak cipta lainnya dapat dikenai tindakan hukum berdasarkan peraturan yang berlaku.












