CONTENTS
- 1. Perkara yang mempermasalahkan perlakuan khusus pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga

- - Persoalan terkait pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga
- 2. Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai perlakuan khusus pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga

- - Mahkamah Konstitusi: delegasi persyaratan suksesi usaha keluarga bersifat konstitusional
- - Mahkamah Konstitusi: tidak melanggar asas persamaan dalam perpajakan
- - Mahkamah Konstitusi tidak memeriksa ketentuan peniadaan perlakuan khusus karena penerima tidak bekerja dalam usaha
- 3. Implikasi sistem perlakuan khusus pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga

- 4. Apa strategi Daeryun untuk suksesi usaha keluarga?

1. Perkara yang mempermasalahkan perlakuan khusus pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga

Perkara ini mempermasalahkan perlakuan khusus pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga.
Pada 2010, A menerima 30% saham sebuah usaha kecil dan menengah sebagai hadiah dari ayahnya. Dengan menerapkan perlakuan khusus pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga berdasarkan Undang-Undang Pembatasan Perlakuan Pajak Khusus yang berlaku saat itu, A melaporkan dan membayar pajak yang telah dikurangi.
Terdapat sistem perlakuan khusus pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga yang mengurangi beban pajak ketika usaha kecil dan menengah diwariskan.
Jika orang tua menghibahkan usaha kecil dan menengah yang telah dikelolanya selama sekurang-kurangnya 10 tahun kepada anaknya, pengurangan tertentu dan tarif pajak yang lebih rendah dapat diterapkan.
Namun, manfaat ini disertai persyaratan.
Anak yang menerima hadiah harus benar-benar bekerja dalam usaha keluarga tersebut dan diangkat sebagai direktur utama dalam waktu 5 tahun sejak tanggal pemberian hadiah.
A menerima 30% saham usaha kecil dan menengah dari ayahnya serta memperoleh perlakuan khusus tersebut, tetapi pengangkatannya sebagai direktur utama baru dilakukan setelah 6 tahun berlalu sejak pemberian hadiah.
Kantor pajak menyatakan bahwa A “tidak melakukan suksesi usaha keluarga” dan mengenakan pajak hadiah tambahan sekitar 400 juta won Korea Selatan. Perkara tersebut akhirnya berlanjut hingga pengaduan konstitusional.
Persoalan terkait pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga
▶Persoalan batas delegasi legislasi
-Apakah pendelegasian persyaratan suksesi usaha keluarga, termasuk waktu pengangkatan sebagai direktur utama, kepada peraturan presiden melanggar asas legalitas perpajakan, prinsip reservasi parlemen, dan prinsip larangan delegasi menyeluruh
▶Apakah terjadi pelanggaran terhadap asas persamaan
-Apakah perbedaan perlakuan berikut ini rasional: perlakuan khusus ditiadakan jika suksesi usaha keluarga tidak dilakukan meskipun terdapat alasan yang sah, sedangkan perlakuan khusus tetap berlaku jika suksesi telah dilakukan tetapi persyaratan pascasuksesi tidak dipenuhi karena alasan yang sah
▶Persoalan prasyarat pemeriksaan perkara
-Karena perkara ini menyangkut “tidak terpenuhinya persyaratan suksesi sejak awal”, apakah ketentuan mengenai “suksesi telah dilakukan, tetapi penerima tidak bekerja dalam usaha tersebut” juga perlu diperiksa
2. Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai perlakuan khusus pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga

Berikut adalah putusan Mahkamah Konstitusi Korea Selatan mengenai perlakuan khusus pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga.
Mahkamah Konstitusi: delegasi persyaratan suksesi usaha keluarga bersifat konstitusional
Mahkamah Konstitusi Korea Selatan terlebih dahulu memutuskan bahwa pendelegasian persyaratan perlakuan khusus pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga kepada peraturan presiden bersifat konstitusional.
Alasannya, tujuan legislatif sistem ini adalah mendorong vitalitas ekonomi melalui dukungan perpajakan agar teknologi dan pengetahuan manajemen usaha kecil dan menengah dapat diwariskan kepada generasi berikutnya dengan tetap mempertahankan kesinambungannya.
Oleh karena itu, Mahkamah memandang bahwa inti suksesi usaha keluarga bukan sekadar peralihan hak milik, melainkan suksesi substantif melalui peralihan hak pengendalian manajemen.
Mahkamah juga menyatakan bahwa persyaratan seperti “diangkat sebagai direktur utama dalam waktu 5 tahun sejak tanggal pemberian hadiah” atau “bekerja dalam usaha tersebut paling lambat pada batas waktu pelaporan pajak hadiah” hanya merupakan hal terperinci dan teknis yang dapat berubah sesuai dengan kondisi ekonomi atau lingkungan usaha. Karena itu, pendelegasiannya kepada peraturan presiden sulit dianggap sebagai pendelegasian hal esensial yang harus diatur secara langsung oleh undang-undang.
Lebih lanjut, Mahkamah menjelaskan bahwa penerima hadiah dapat memahami suksesi usaha keluarga sebagai peralihan hak milik dan hak pengendalian manajemen, sedangkan persyaratan pengangkatan sebagai direktur utama juga cukup dapat diperkirakan. Oleh sebab itu, ketentuan tersebut tidak melanggar asas legalitas perpajakan, prinsip reservasi parlemen, maupun prinsip larangan delegasi menyeluruh.
Mahkamah Konstitusi: tidak melanggar asas persamaan dalam perpajakan
Terkait dugaan pelanggaran terhadap asas persamaan, Mahkamah Konstitusi Korea Selatan mengakui adanya perbedaan perlakuan.
Jika suksesi usaha keluarga telah dilakukan tetapi persyaratan pascasuksesi dilanggar, perlakuan khusus dapat tetap diterapkan apabila terdapat alasan yang sah. Sebaliknya, jika suksesi tidak dilakukan sejak awal, perlakuan khusus ditiadakan meskipun terdapat alasan yang sah.
Namun, dengan mempertimbangkan bahwa persyaratan inti perlakuan khusus pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga adalah suksesi substantif melalui peralihan hak pengendalian manajemen, Mahkamah Konstitusi menilai bahwa peniadaan perlakuan khusus bagi orang yang tidak melakukan suksesi sejak awal sulit dianggap sewenang-wenang atau tidak rasional.
Oleh karena itu, Mahkamah memutuskan bahwa ketentuan tersebut tidak melanggar asas persamaan dalam perpajakan.
Mahkamah Konstitusi tidak memeriksa ketentuan peniadaan perlakuan khusus karena penerima tidak bekerja dalam usaha
Terakhir, ketentuan mengenai “suksesi usaha keluarga telah dilakukan, tetapi penerima tidak bekerja dalam usaha tersebut” tidak menjadi objek pemeriksaan karena tidak diterapkan secara langsung dalam perkara ini.
Dalam kasus A, persyaratan suksesi tidak terpenuhi karena sejak awal A tidak diangkat sebagai direktur utama dalam waktu 5 tahun sejak tanggal pemberian hadiah. Dengan alasan bahwa prasyarat pemeriksaan perkara tidak terpenuhi, Mahkamah Konstitusi Korea Selatan menolak bagian tersebut tanpa pemeriksaan pokok perkara.
3. Implikasi sistem perlakuan khusus pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga
Implikasi yang dapat diperoleh dari perkara perlakuan khusus pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga adalah sebagai berikut.
▶Penegasan inti perlakuan khusus untuk suksesi usaha keluarga
Telah ditegaskan bahwa menerima saham sebagai hadiah saja tidak cukup dan manfaat perpajakan hanya dapat diperoleh apabila hak pengendalian manajemen juga benar-benar dialihkan.
Oleh karena itu, perusahaan dan keluarga yang merencanakan suksesi usaha keluarga harus mempertimbangkan pemenuhan persyaratan pengangkatan sebagai direktur utama dan keterlibatan dalam usaha tersebut bersamaan dengan pengalihan saham.
▶Penetapan standar mengenai ruang lingkup delegasi legislasi
Putusan ini menegaskan bahwa persyaratan esensial perpajakan harus ditetapkan oleh Majelis Nasional Korea Selatan melalui undang-undang, tetapi hal-hal terperinci dan teknis dapat didelegasikan kepada peraturan pelaksana.
Putusan ini juga bermakna karena menetapkan standar bahwa delegasi kepada peraturan presiden bersifat konstitusional dalam bidang yang lingkungan usahanya dapat berubah.
▶Batas penerapan asas persamaan
Dengan mempertimbangkan bahwa inti perlakuan khusus untuk suksesi usaha keluarga adalah “peralihan hak pengendalian manajemen”, Mahkamah memandang rasional untuk meniadakan perlakuan khusus bagi pihak yang tidak melakukan suksesi sejak awal meskipun terdapat alasan yang sah.
Dengan demikian, putusan ini menegaskan bahwa Mahkamah Konstitusi mengakui adanya keleluasaan yang cukup besar bagi pembentuk undang-undang dalam menetapkan ruang lingkup manfaat perpajakan.
▶Implikasi praktis
Untuk memanfaatkan perlakuan khusus pajak hadiah, persyaratan seperti pengangkatan sebagai direktur utama dalam waktu 5 tahun sejak tanggal pemberian hadiah, bekerja dalam usaha tersebut paling lambat pada batas waktu pelaporan, mempertahankan kepemilikan saham, dan mempertahankan bidang usaha yang sama harus dikelola secara ketat.
Jika persyaratan awal tidak terpenuhi, perlakuan khusus ditiadakan tanpa mempertimbangkan ada atau tidaknya alasan yang sah. Oleh karena itu, peta jalan suksesi dan rancangan tata kelola perusahaan harus dipersiapkan secara cermat sebelumnya.
Singkatnya, putusan Mahkamah Konstitusi ini kembali menegaskan bahwa persyaratan inti perlakuan khusus pajak hadiah untuk suksesi usaha keluarga adalah peralihan hak pengendalian manajemen. Putusan ini juga memperjelas bahwa penyerahan pengaturan persyaratan terperincinya kepada peraturan pelaksana bersifat konstitusional.
Oleh karena itu, strategi terpadu yang mencakup perpajakan, hukum, dan manajemen sangat diperlukan dalam proses mempersiapkan suksesi usaha keluarga.
4. Apa strategi Daeryun untuk suksesi usaha keluarga?
Untuk memanfaatkan perlakuan khusus pajak hadiah bagi suksesi usaha keluarga secara tepat, persyaratan harus dipenuhi dengan berlandaskan suksesi substantif atas hak pengendalian manajemen.
Persyaratan yang wajib diperhatikan dalam praktik adalah sebagai berikut.
▶Pengangkatan sebagai direktur utama: penerima wajib diangkat sebagai direktur utama dalam waktu 5 tahun sejak tanggal pemberian hadiah.
▶Keterlibatan dalam usaha keluarga: diperlukan catatan yang membuktikan bahwa penerima benar-benar bekerja di perusahaan paling lambat pada batas waktu pelaporan pajak hadiah.
▶Mempertahankan jabatan direktur utama: jabatan direktur utama umumnya harus dipertahankan selama 10 tahun dan pengunduran diri sebelum waktunya menimbulkan risiko besar.
▶Mempertahankan kepemilikan saham: perlakuan khusus dapat dibatalkan jika persentase kepemilikan saham menurun akibat peningkatan modal berbayar, obligasi konversi, opsi saham, atau hal lainnya.
▶Kesamaan bidang usaha: perubahan bidang usaha utama maupun penghentian sementara atau penutupan usaha menjadi alasan untuk meniadakan perlakuan khusus.
▶Pengelolaan bukti: dokumen yang membuktikan pemenuhan persyaratan, seperti catatan kerja, risalah rapat direksi, anggaran dasar, dan register perusahaan, harus disimpan dengan cermat.
Firma Hukum Daeryun mendukung suksesi usaha keluarga bukan sekadar sebagai prosedur pemberian hadiah, melainkan dari sudut pandang “suksesi hak pengendalian manajemen yang aman dan terjaminnya stabilitas perusahaan dalam jangka panjang”.
Pengacara spesialis korporasi dan pengacara spesialis perpajakan Daeryun bekerja sama secara terpadu dengan akuntan dan konsultan pajak yang berafiliasi dengan firma hukum untuk menyediakan layanan hukum terpadu berikut demi suksesi perusahaan yang stabil.
-Diagnosis pemenuhan persyaratan suksesi usaha keluarga dan penyusunan peta jalan yang disesuaikan
-Penataan prosedur suksesi direktur utama dan tata kelola perusahaan
-Pembangunan sistem kepatuhan pascasuksesi untuk persyaratan yang harus dipertahankan selama 10 tahun
-Penanganan cepat apabila timbul risiko seperti pemeriksaan pajak atau keputusan pengenaan pajak
Lihat Juga










